Berita

Aleksander Pushkin/Net

Jaya Suprana

Aleksander Pushkin

JUMAT, 09 AGUSTUS 2019 | 10:18 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

ALEKSANDER Pushkin merupakan pujangga kebanggaan Rusia yang berjasa menjunjung tinggi harkat dan martabat bahasa Rusia sehingga duduk sama rendah berdiri sama tinggi dengan bahasa Inggris, Prancis, Spanyol dan Jerman.

Di samping itu, ada latar belakang etnis yang menarik hadir pada diri sang mahasastrawan Rusia ini yakni - sama dengan Aleksander Dumas di Prancis - merupakan keturunan warga kulit hitam.

Ibrahim Petrovich Gannibal


Kakek buyut Pushin adalah Ibrahim Petrovich Gannibal yang dilahirkan di Kamerun, Afrika pada tahun 1696.

Ibrahim diculik pada masa kanak-kanak di kampung halamannya lalu dibawa ke Konstantinopel untuk dijual sebagai budak dan diselamatkan oleh keluarga moyang Tolstoy untuk diserahkan kepada Tsar Peter Akbar.

Akibat kecerdasan serta keperkasaannya, Ibrahim sangat disayangi Tsar Peter maka disekolahkan ke akademi militer di Prancis yang kemudian diangkap menjadi jenderal Angkatan Bersenjata Rusia.

Sebenarnya Pushkin ingin berkisah lebih banyak mengenai kakek buyutnya ke dalam sebuah novel biografis-historis berjudul "The Moor of Peter The Great" namun sayang tidak sempat terselesaikan.

Eugen Onigin

Di dalam mahakarya "Eugen Onigin" yang kemudian digarap menjadi opera oleh Pyotr Ilyich Tchaikowski, secara implisit Aleksander Pushkin mengungkap kebanggaan diri atas darah Afrika yang mengalir di dalam tubuhnya.

Pushkin menyebut para budak berasal dari Afrika (termasuk yang sempat dimilikinya sendiri) sebagai "saudaraku dari Afrika".

Di dalam puisi "Silsilahku" Pushkin menegaskan bahwa kakek buyutnya sama sekali bukan budak tetapi sahabat karib Tsar Peter Akbar.

Fakta kronologi sejarah tersebut membuktikan bahwa pada hakikatnya peradaban rasisme Rusia ternyata lebih beradab ketimbang Amerika Serikat.

Sekitar tiga abad sebelum Colin Powell ditetapkan sebagai jenderal Angkatan Bersenjata Amerika Serikat, Ibrahim Petrovich Gannibal sudah diangkat oleh Tsar Peter Akbar menjadi jenderal Angkatan Bersenjata Kekaisaran Rusia.

Penulis adalah pembelajar peradaban dunia.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya