Megawati Soekarnoputri membuka Kongres V PDIP di Bali/Net
Kongres V PDI Perjuangan yang sedang berlangsung di Bali telah memastikan sejumlah hal.
Dua di antaranya bernilai sangat penting, Pertama, PDIP akan mendapatkan jumlah kursi terbanyak di dalam kabinet yang sedang disusun Joko Widodo. Hal itu diminta langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat memberikan sambutan dalam pembukaan Kongres.
Jokowi yang berbicara kemudian juag sudah memastikan. Belum disebutkan kepastian berapa jumlah kursi yang akan dikantongi PDIP. Tetapi dia memastikan, PDIP akan mendapatkan jumlah kursi paling banyak.
Jokowi bahkan menjaminkan dirinya untuk soal ini.
Keputusan sangat penting kedua, Mega kembali dilantik menjadi ketua umum partai banteng bermoncong putih.
Selain itu ada sejumlah hal lain yang sedang ditunggu-tunggu. Namun atas hal-hal tersebut, hampir tidak ada peserta Kongres yang dihubungi redaksi yang berani buka mulut. Semua patuh pada perintah partai.
Walau begitu terdengar kabar bahwa posisi Hasto Kristiyanto sebagai sekjen partai kelihatannya akan dipertahankan. Disebutkan, aturan main internal tidak memberi peluang. Namun, ada hal-hal lain yang sedang dikerjakan.
Selain nasib Hasto, nasib dua anak Megawati juga belum jelas.
Prananda Prabowo yang sebelum Kongres ramai disebutkan akan diangkat menjadi Ketua Harian ternyata tidak ditempatkan pada posisi itu karena Mega sendiri telah mengatakan: tidak ada ketua harian da tidak ada wakil ketua umum
Begitu juga dengan Puan Maharani. Belum ada informasi akurat mengenai posisinya di tubuh partai.
Bagaimana dengan posisi di DPR RI? Apakah ia yang akan benar-benar menjadi ketua DPR RI?
Hal ini masih belum pasti juga, tetapi kelihatannya akan dijadikan salah satu rekomendasi politik Kongres.
Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah
Kamis, 30 April 2026 | 01:58
Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata
Kamis, 30 April 2026 | 01:45
Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi
Kamis, 30 April 2026 | 01:18
HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia
Kamis, 30 April 2026 | 00:55
Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan
Kamis, 30 April 2026 | 00:37
Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan
Kamis, 30 April 2026 | 00:19
Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan
Rabu, 29 April 2026 | 23:50
Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline
Rabu, 29 April 2026 | 23:36
Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!
Rabu, 29 April 2026 | 23:09
Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa
Rabu, 29 April 2026 | 22:43
Selengkapnya