Berita

Presiden Jokowi/RMOL

Bisnis

Soal Industri Mobil Listrik, Jokowi Bilang Kuncinya Di Baterai

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 | 20:44 WIB | LAPORAN:

Presiden Jokowi berkomitmen kuat untuk merealisasikan industri mobil listrik nasional.

Hal tersebut disampaikan sendiri oleh Jokowi usai meresmikan gedung baru Sekretariat ASEAN di Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (8/8).

"Akan mendorong agar industri otomotif merancang, persiapkan industri mobil listrik di Indonesia," ujar Jokowi yang didampingi Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sekjen ASEAN Lim Jock Hoi.


Jokowi menegakan bahwa kunci pembangunan industri mobil listrik adalah produksi baterai di dalam negeri.

"Kuncinya ada di baterainya dan bahan untuk membuat baterai itu ada di negara kita. Strategi bisnis negara ini bisa mendahului membangun industri mobil listrik murah kompetitif," sambungnya.

Jokowi mengakui harga mobil listrik jauh lebih mahal dibandingkan mobil berbahan bakar minyak. Karena itu baterai mobil listrik produksi dalam negeri harus segera terealisasi.

"Pasti lama, tapi lihat pasar lihat pembeli, mobil listrik sekarang lebih mahal dari mobil biasa. Kita harapkan nanti dengan ketemu bahan baterai di Indonesia bisa jadi lebih murah. Dan nantinya mobil listrik bisa berseliweran di jalan-jalan Indonesia," lanjutnya.

Jokowi juga meminta DKI Jakarta dan kota-kota lainnya menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mendorong pembangunan industri mobil listrik lewat mekanisme insentif.

"DKI yang APBD-nya gede berikan insentif ke mobil listrik. Mungkin nanti parkirnya digratiskan, atau balik namanya gratis. Ada banyak insentif untuk kota APBD besar atau negara yang kasih subsidi. Bisa dorong bus-busnya atau taksi-taksinya," ucap Jokowi.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya