Berita

Meidawati memberi keterangan kepada wartawan/RMOL

Bisnis

Pertamina Bayar Nelayan Untuk Bantu Tangani Tumpahan Minyak

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 | 15:18 WIB | LAPORAN:

Pertamina mengerahkan nelayan untuk mengumpulkan tumpahan minyak di pantai Karawang, Jawa Barat, dampak kebocoran pipa proyek Hulu Energi sumur YYA-1 Blok Offshore North West Java (ONWJ).

Setelah mendata dan mengerahkan nelayan, Pertamina berjanji membayar kompensasi harian bagi para nelayan yang sedang tidak melaut karena bukan musim panen ikan.

"Ada pendataan, membentuk tim dari Bupati setempat. Ini belum musim mereka menangkap ikan. Jadi kami juga mengerahkan mereka untuk membantu angkat tumpahan di laut," terang Direktur Utama Pertamina Hulu Energi (PHE), Meidawati, dalam jumpa pers di Kantor Pusat Pertamina, Gambir Jakarta Pusat, Kamis (8/8).


Meidawati mengklaim, dalam satu hari saja, Pertamina dapat menyalurkan kompensasi sekitar Rp 250 ribu terhadap tiap nelayan yang membantu mengangkat tumpahan minyak di laut Karawang. Para nelayan membantu mulai dari mengumpulkan dan mengangkut limbah. Mereka juga diberikan uang makan.

"Kami data, jumlahnya tidak merata setiap hari. Prinsipnya, kami tidak ingin ada yang dirugikan," tutur Wati.

Kebocoran pipa milik Pertamina di wilayah PHE ONWJ menyebabkan air laut di sepanjang Pesisir Pantai Utara Karawang tercemar limbah bahan berbahaya serta beracun. Akibatnya, kematian banyak ikan di sejumlah tambak milik warga.

Tumpahan minyak mencemari perairan di beberapa kecamatan di Perairan Pantai Utara Jawa yaitu Kecamatan Pakisjaya, Tirtajaya, Cibuaya, Pedes, Cilebar, Tempuran, dan Kecamatan Cilamaya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya