Berita

Dahnil Anzar Simanjuntak/Net

Politik

Diingatkan Dahnil, Ancaman Krisis Ekonomi Bukan Isapan Jempol

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 | 03:03 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kondisi ekonomi global merupakan tantangan serius yang harus dihadapi Indonesia. Sebab, hal itu bisa menjalar dan berdampak buruk kepada kondisi ekonomi tanah air.

“Ini mengingat fundamental ekonomi kita sangat rapuh. Saatnya benahi ekonomi dengan serius,” ujar Jurubicara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak dalam akun Twitter pribadinya, Rabu (7/8).

Dahnil mengunggah pernyataan itu untuk menanggapi perkiraan Morgan Stanley bahwa perang dagang antara China dan Amerika Serikat (AS) akan terus berlangsung. Terlebih, jika AS terus menaikkan tarif barang dan China merespon hal serupa.


Perkiraan bank investasi terkemuka AS itu, resesi global bakal terjadi pada tiga kuartal.

“Ancaman krisis ekonomi yang berdampak pada negeri seperti Indonesia, bagi saya bukan isapan jempol, di tengah pertarungan dua "gajah ekonomi dunia”,” ujar Dahnil.

Atas alasan itu, mantan ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah itu meminta presiden terpilih Joko Widodo segera mempersiapkan mitigasi jangka pendek.

“Sambil membenahi fundamental ekonomi jangka panjang,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya