Berita

Fadli Zon/Net

Politik

PLN Akan Potong Gaji Karyawan Untuk Bayar Kompensasi, Fadli Zon: Cara Tidak Profesional

RABU, 07 AGUSTUS 2019 | 14:38 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kalangan DPR RI pertanyakan kebijakan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang akan memotong gaji karyawan menyusul pemadaman listrik massal atau black-out di sejumlah wilayah di Pulau Jawa.

Pemangkasan gaji karyawan disebut-sebut untuk membayarkan kompensasi bagi pelanggan PLN yang dirugikan atas pemadaman pada Minggu hingga Senin kemarin.

"Cara-cara yang tidak profesional, masa karyawan jadi korban," kritik Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/8).


Fadli menyoroti soal kompensasi yang hanya berupa pemotongan tagihan. Menurutnya, kompensasi harus adil sesuai kerugian yang dirasakan masyarakat.

"Suatu diskresi seperti ganti kerugian masyarakat baik materil maupun nonmateril. Materil contohnya banyak ya, sampai ikan Koi yang mati jumlahnya berapa," jelasnya.

Jika hal tersebut tidak bisa dipenuhi PLN, disarankan Fadli, masyarakat yang dirugikan bisa mengajukan gugatan melalui jalur hukum.

"Bisa melakukan juga tuntutan class action karena kerugian itu nyata, itu baru kerugian materil saja," tukasnya.
 
Sebelumnya, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) mengatakan akan memotong gaji karyawan untuk membayar kompensasi ganti rugi Rp 839,88 miliar kepada 21,9 juta pelanggannya akibat listrik padam di sebagian besar wilayah Jawa pada Minggu (4/8) hingga Senin (5/8).
 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya