Berita

Jokowi dan Rini Soemarno/Net

Politik

Jokowi Larang Pergantian Direksi BUMN, Sinyal Kuat Rini Soemarno Terpental?

RABU, 07 AGUSTUS 2019 | 14:11 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat Politik Hendri Satrio membaca ada dua maksud yang ingin disampaikan Presiden terkait larangan kepada para menterinya untuk tidak mengeluarkan kebijakan strategis dan juga pergantian jabatan posisi tertentu saat ini.

"Kelihatannya Pak Jokowi belajar dari yang apa terjadi di PLN, itukan Dirutnya baru ya, jadi membaca yang pertama Jokowi memberikan kesempatan Direktur BUMN untuk berprestasi hingga periode kedua dimulai," ungkapnya saat dihubungi Kantor Berita RMOL pada Selasa (6/8).

Artinya hingga Jokowi dilantik kembali pada 20 Oktober mendatang, waktu yang tersisa ini harus bisa dimaksimalkan dengan kinerja yang baik.


Kemudian Hensat -saapaan akrabnya- menjelaskan, selain memberikan kesempatan kepada direktur BUMN, bacaan yang kedua nampaknya Jokowi ingin mempertimbangkan betul-betul, orang-orang yang berkompeten dan tepat memimpin BUMN diperiode kedua nanti.

"Nah kalau kita tarik lagi apakah ini berakhirnya era Rini Soemarno, ya memang terlihat seperti itu saat ini. Bahwa hampir pasti Rini akan diganti nanti diperiode kedua. Tapi kan kita tidak bisa bilang begitu," ujar Hensat

Mengapa demikian?

Hensat yang juga Founder dari lembaga survei Kedai Kopi ini menjawab yang pertama perjalanan menuju 20 oktober masih jauh dan yang kedua alasan klise itu 'terserah Pak Jokowi'.

"Jokowi memberikan kesempatan kepara direktur  untuk memberikan yang terbaik, yang kedua Jokowi sedang mempelajari orang-orang yang tepat untuk masuk ke putaran kedua dan langsung ngegas," pungkas Hensat. 

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya