Berita

Mata uang China, yuan/Net

Dunia

AS Tudingan China Manipulator Mata Uang, Pasar Keuangan Bisa Meradang

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 | 22:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tudingan Amerika Serikat yang menyebut bahwa China merupakan manipulator mata uang ditentang keras oleh bank sentral di negeri tirai bambu.

"Sisi Amerika Serikat mengabaikan fakta dan secara tidak masuk akal menyebut China sebagai manipulator mata uang," begitu pernyataan Bank Rakyat China (PBOC) dalam sebuah pernyataan (Selasa, 6/8).

Pernyataan yang sama menegaskan, tudingan Amerika Serikat itu akan sangat merusak tatanan keuangan internasional dan menyebabkan kekacauan di pasar keuangan.


"Serta mencegah pemulihan ekonomi dan perdagangan global," tambah pernyataan itu.

Ini adalah tanggapan resmi pertama dari sisi China terhadap tudingan terbaru Amerika Serikat yang dilayangkan di tengah ketegangan ekonomi antara dua raksasa ekonomi dunia tersebut.

"(China) belum menggunakan dan tidak akan menggunakan nilai tukar sebagai alat untuk menangani sengketa perdagangan," kata PBOC dalam pernyataan yang sama di situs resminya, seperti dimuat Channel News Asia.

"China menyarankan Amerika Serikat untuk mengendalikan kudanya sebelum menepi ke jurang, dan menyadari kesalahannya, dan berbalik dari jalan yang salah," tambahnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya