Berita

Masyarakat diminta ikut memantau kerja Pansel Capim KPK/Net

Politik

Telusuri Rekam Jejak Peserta Seleksi Capim KPK, ICW Temukan Fakta Mengejutkan

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 | 17:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Indonesia Corruption Watch (ICW) sedang melakukan penelusuran rekam jejak terhadap nama-nama yang dinyatakan lolos seleksi tes psikologi untuk menjadi Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023.

"Kita pasti akan men-tracking 40 nama yang sudah dinyatakan lolos hari ini. Selain tracking, kita juga sudah buat pos pengaduan dan itu akan ditelaah lebih jauh terkait data yang sudah diberikan," ungkap anggota ICW Kurnia Ramadana, Selasa (6/8).

"Jangan lupakan, salah satu poin penting KPK itu bertanggung jawab kepada publik. Maka dari itu publik kita imbau untuk ikut terlibat dalam seleksi Capim KPK ini," tambahnya.


Kurnia mengatakan, ICW tidak melihat unsur dan dari latar belakang apa calon pimpinan KPK nantinya. Tetapi kriteria ideal yang sempat dikatakan oleh Koalisi Masyarakat Sipil harus dipertimbangkan oleh Pansel.

"Tapi faktanya, dari nama-nama yang lolos itu ditemukan beberapa hakim yang pernah memvonis ringan, membebaskan pelaku korupsi. Dari advokat juga ada yang pernah membela kasus korupsi, LHKPN nya juga tidak bagus. Dari unsur jaksa pun kami tracking," ucapnya.

Dari 40 nama Capim KPK yang lolos tes psikologi itu, 6 enam anggota Polri dan 3 orang jaksa. Di antara nama pejabat polri itu ada nama Irjen Firli Bauri yang kini menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan.

Tekait lolosnya Firli, ICW mempunyai catatan khusus. Bahkan ICW sendiri yang melaporkan Firli pada 2018 lalu karena diduga melanggar kode etik bertemu dengan salah satu kepala daerah yang kasusnya ditangani KPK.

"Maka dari itu, goals kita adalah pansel dapat mengkonfirmasi dugaan soal hal itu ke yang bersangkutan. Kita mendorong pansel menggunakan temuan-temuan kita ke pihak yang mempunyai catatan di masa lalu," tegas Kurnia.

Sampai hari ini ICW belum selesai untuk men-tracking siapa-siapa saja calon potensial pemimpin KPK. "Pasti ada orang-orang baik, tapi memang kita belum bisa mempublikasikan. Akan diumumkan secepatnya," pungkasnya.

Sebelumnya, Pansel Capim KPK mengumumkan 40 orang yang dinyatakan lolos seleksi tes psikologi sebagai pimpinan KPK jilid V. Mereka berasal dari berbagai latar belakang profesi. Di antaranya dari akademisi sebanyak 7 orang, advokat 2 orang, jaksa 3 orang, 1 orang mantan jaksa, dan 1 orang hakim.

Kemudian, ada 6 anggota Polri, komisioner dan pegawai KPK sebanyak 5 orang, auditor 4 orang, Komisi Kejaksaan atau Kompolnas 1 orang, PNS 4 orang, pensiunan PNS 1 orang, dan sisanya sebanyak 5 orang berasal dari luar unsur-unsur di atas.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya