Muhammad Basri saat memperlihatkan bukti sah kepemilikan tanah kepada media/RMOL
Muhammad Basri saat memperlihatkan bukti sah kepemilikan tanah kepada media/RMOL
RMOL. Kejaksaan Agung didesak untuk segera memeriksa oknum Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan terkait perkara dugaan tindak pidana pemalsuan sertifikat tanah di Kampung Bontomanai, Kota Makassar.
Muhammad Basir sebagai pelapor mengungkapkan, tim penyidik Polda Sulawesi Selatan telah melimpahkan tersangka dan barang bukti tahap II ke JPU Kejati Sulteng sejak 4 bulan lalu. Namun sampai kini, menurutnya, JPU tidak kunjung melimpahkan 2 tersangka ke Meja Hijau. Yakni pensiunan PNS Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Makassar H. Sudarni dan Direktur PT Japfa Comfeed Indonesia Velentino Babai.
"Kami sebagai ahli waris dan pelapor berharap ke Kejaksaan Agung agar kasus ini bisa dilimpahkan ke Pengadilan. Sudah kurang lebih 4 bulan kasus ini dinyatakan lengkap atau P21 dan sudah pelimpahan tahap II, tapi para tersangka tidak kunjung diadili," kata Muhammad Basir kepada wartawan di Ruang Tengah Resto, Sarinah, Senin (5/8).
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10
Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39