Berita

Wakil Presiden Jusuf Kalla saat meresmikan sejumlah fasilitan di PMI Dea Malela, Sumbawa/Humas PLN

Nusantara

Melalui Program PLN Peduli, Wisma Ustaz Di PMI Dea Malela Diresmikan Jusuf Kalla

SENIN, 05 AGUSTUS 2019 | 10:24 WIB | LAPORAN:

Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK) telah meresmikan berbagai fasilitas di Pesantren Modern Internasional (PMI) Dea Malela, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (3/8). Salah satu yang diresmikan JK adalah Gedung Wisma Ustaz yang merupakan bantuan dari PT PLN (Persero) melalui program PLN Peduli.

Wapres pun mengapresiasi PLN dan seluruh pihak yang telah membantu pembangunan fasilitas di PMI Dea Malela.

“Terima kasih karena telah secara bergotong royong untuk membangun fasilitas di pesantren ini,” kata JK saat memberikan sambutan di PMI.


Kehadiran sejumlah fasilitas penunjang yang baru saja diresmikan Wapres diyakini akan PMI Dea Malela jadi pusat pendidikan Islam yang unggul di tanah air juga dunia.

“Sehingga Indonesia dapat menjadi contoh pendidikan Islam, dalam menjawab segala tantangan dan harapan bangsa,” imbuh JK.

Sementara itu, Pembina Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Dea Malela, Din Syamsuddin juga menyampaikan terima kasihnya kepada PLN atas bantuan yang telah diberikan. Bahkan, gedung Wisma Ustaz mendapat nama khusus yang berkaitan dengan PLN.

“Bangunan Wisma Ustaz merupakan bantuan dari PLN, maka dari itu dinamakan The Power Building,” jelas Din.

Di sisi lain, General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB Rudi Purnomoloka, berharap bantuan yang diberikan oleh PLN dapat bermanfaat bagi aktivitas pendidikan di PMI Dea Malela dan masyarakat.

“Ustaz ini memiliki peran penting dalam proses pendidikan di pesantren. Kami berharap keberadaan fasilitas wisma ini akan memberikan kenyamanan kepada para pengajar, sehingga dapat lebih semangat dalam mendidik para siswa,” sebut Rudi.

Dalam acara tersebut, melalui Yayasan Baitul Maal (YBM), PLN juga memberikan bantuan paket sembako bagi 1.000 kaum dhuafa dengan total nilai sebesar Rp 250 juta. Dana tersebut berasal dari hasil pengumpulan zakat pegawai PLN yang dikelola oleh YBM PLN.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya