Berita

Sekjen Nasdem, Johnny G Plate/RMOL

Politik

Meski Kerap Dikritik, Nasdem Tetap Bela Rini Soemarno

MINGGU, 04 AGUSTUS 2019 | 20:03 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Nasdem pasang badan terhadap penilaian buruk kinerja beberapa menteri kabinet kerja Presiden Joko Widodo di periode pertama.

Salah satunya adalah Menteri BUMN, Rini Soemarno yang dinilai gagal menjalankan tugas seiring catatan merah ekonomi perusahaan plat merah, di antaranya, PT Krakatau Steel dan PT Pos Indonesia.

Menurut Nasdem, publik tak bisa serta merta menilai kinerja menteri kabinet Jokowi tanpa berdasarkan tolok ukur yang jelas.


"Kinerja mereka tahu enggak ukurannya apa? Kalau tidak tahu ukurannya, jangan menilai," ujar Sekjen Partai Nasdem, Johnny G Plate kepada Kantor Berita RMOL, Minggu (4/8).

Rini Soemarno menjadi sorotan karena terkesan lepas tangan saat ditanya soal kerugian dan kasus PHK pekerja Krakatau Steel. Dia melempar tanggung jawab pada manajemen perusahaan.

Bagi Johnny, apa yang dilakukan Rini justru jawaban yang tepat. Menyuruh bertanya pada manajemen bukan soal cuci tangan atau lempar tanggung jawab.

"Itu jawaban itu, kalau dia tidak tahu lalu suruh tanya manajemen apakah itu cuci tangan?" tanya Anggota Komisi XI DPR ini.

Disinggung soal apakah perlu menteri yang dicatat buruk oleh sejumlah pihak pantas dipertahankan, Johnny meminta dilakukan penilaian utuh dan semua akan diputuskan Presiden Jokowi.

"Satu dua persoalan begini, penilaian kinerja kabinet itu jangan diukur secara mikro, itu saya serahkan kepada Pak Jokowi untuk menilai," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya