Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Kontekstualitas Angkamologi

SABTU, 03 AGUSTUS 2019 | 10:55 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

PEMILIHAN Presiden merupakan masa keemasan bagi para penganut angkamologi sebagai upaya pendayagunaan apa yang disebut sebagai angka.

2014

Menjelang Pilpres 2014 KPU melakukan undian yang akhirnya menetapkan nomor urut 1 untuk Prabowo Subianto dan nomor urut 2 untuk Joko Widodo.


Setelah penetapan angka urut langsung masing-masing tim pemenangan sibuk mengerahkan kesaktian angkamologi untuk memberi makna aura kemenangan bagi nomor urut junjungan masing-masing.

Tim pemenangan capres nomor urut 1 langsung menetapkan bahwa angka 1 adalah angka urutan pertama maka merupakan angka yang melambangkan kemenangan.

Bahwa angka 1 terletak di depan angka 2 maka merupakan omen alias pertanda bahwa capres nomor urut 1 pasti mengungguli capres nomor urut 2.

Pendek kata angka 1 harus lebih unggul ketimbang angka 2!

Tim pemenangan capres nomor urut 2 langsung kreatif bikin gerakan isyarat dua jari demi memantapkan angka 2 sebagai angka kemenangan.

Angka 2 dialamikan sebagai angka biologis kodrati yaitu dua mata, telinga, kaki, tangan, paru-paru, ginjal dan dua lubang hidung. Jenis kelamin juga dua.

Secara kuantitas memang angka 2 lebih besar ketimbang angka 1. Sang Saka Merah Putih terdiri dari dua warna.

Pendek kata angka 2 harus lebih unggul ketimbang angka 1!

2019

Menjelang Pilpres 2019 KPU melakukan undian yang akhirnya menetapkan nomor urut 1 untuk Joko Widodo dan nomor urut 2 untuk Prabowo Subianto.

Setelah penetapan angka urut langsung masing-masing tim pemenangan sibuk mengerahkan kesaktian angkamologi untuk memberi makna aura kemenangan bagi nomor urut junjungan masing-masing.

Tim pemenangan capres nomor urut 1 langsung menetapkan bahwa angka 1 adalah angka urutan pertama maka merupakan angka yang melambangkan kemenangan.

Bahwa angka 1 terletak di depan angka 2 maka merupakan omen alias pertanda bahwa capres nomor urut 1 pasti mengungguli capres nomor urut 2.

Pendek kata angka 1 harus lebih unggul ketimbang angka 2!

Tim pemenangan capres nomor urut 2 langsung kreatif bikin gerakan isyarat dua jari demi memantapkan angka 2 sebagai angka kemenangan.

Angka 2 dialamikan sebagai angka biologis kodrati yaitu dua mata, telinga, kaki, tangan, paru-paru, ginjal dan dua lubang hidung. Jenis kelamin juga dua.

Secara kuantitas memang angka 2 lebih besar ketimbang angka 1. Sang Saka Merah Putih terdiri dari dua warna.

Pendek kata angka 2 harus lebih unggul ketimbang angka 1!

Penulis pembelajar fenomena kontekstualitas kehidupan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya