Berita

Gedung KPK/Net

Hukum

Ada Satu Capim KPK Punya Harta Lebih Dari 100 M

SABTU, 03 AGUSTUS 2019 | 02:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Data menarik mengenai kekayaan calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diungkap Direktur Pemeriksaan dan Pendaftaran LHKPN KPK Isnaini.

Dalam diskusi bertajuk “Pantang Absen LHKPN” yang digelar di Gedung KPK, Kuningan Jakarta, Jumat (2/8), Isnaini menyebut ada seorang kandidat yang memiliki harta kekayaan hingga ratusan miliar rupiah.

Kandidat itu lolos dalam tahap seleksi yang kini menyisakan 104 kandidat.


“Ada satu orang capim jumlah harta kekayaannya Rp 100 miliar sampai Rp 400 miliar itu satu orang,” ujarnya.

Namun demikian, dia tidak menyebut kandidat kaya raya itu. Sebab, yang bersangkutan masih dalam tahap seleksi capim KPK.

“Mohon maaf kami belum bisa menyebutkan nama-nama di sini karena memang dalam proses seleksi ya," tegasnya.

Berdasarkan penelusuran Kantor Berita RMOL pada laman elhkpn.kpk.go.id, ada seorang kandidat Capim KPK yang memiliki harta di atas Rp 100 miliar.

Dia adalah Ariastiadi. Ia pernah menjabat Kepala Departemen Pengawas Perbankan II  Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Ariastiadi tercatat memiliki total harta kekayaan senilai Rp 178.453.380.262. Dia melaporkan LHKPN per 27 Maret 2018.

Lebih lanjut, Isnaini menguraikan bahwa dari 104 kandidat yang masih bertahan, hanya 65 orang yang sudah melapor. Sementara yang tepat waktu melapor hanya 31 orang dan masih ada 9 orang yang terlambat. Sedang 6 sisanya butuh perbaikan dalam laporan LHKPN.

"Belum lapor periode 2018, namun lapor di periode di bawah tahun 2018 sebanyak 19 calon pimpinan," ungkap Isnaini.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya