Berita

Markasnya UNRWA di Gaza/Net

Dunia

Ikuti Jejak Belanda Dan Swiss, Belagia Tangguhkan Bantuan Untuk UNRWA

JUMAT, 02 AGUSTUS 2019 | 23:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Belgia memutuskan untuk menangguhkan kontribusinya pada organisasi bantuan PBB untuk para pengungsi Palestina (UNRWA) pekan ini.

Dengan demikian, Belgia menjadi negara ketiga yang melakukan hal itu, pasca sebuah laporan yang dibocorkan menuduh ada kesalahan manajemen di badan tersebut. Dua negara yang lebih dulu mengambil langkah tersebut adalah Belanda dan Swiss.

Temuan dalam laporan etika internal, yang pertama kali diterbitkan oleh Al Jazeera awal pekan ini, menyebut ada kesalahan urus dalam manajemen UNRWA dalam bentuk pelanggaran, nepotisme dan diskriminasi yang dilakukan oleh kepemimpinan UNRWA.


Laporan itu sebenarnya telah dikirim ke Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada bulan Desember lalu dan penyelidikan telah diluncurkan, namun belum membuahkan hasil.

"Jika klaim itu benar, maka itu sama sekali tidak dapat diterima," kata Menteri Pembangunan Alexander De Croo, seperti dimuat Al Jazeera.

Menurut De Croo, keputusan itu tidak dibuat dalam konsultasi dengan kedua negara.

"Untuk mengantisipasi penyelidikan independen, kami akan menghentikan pembayaran lebih lanjut," kata De Croo kepada Knack, merujuk pada kontribusi tambahan sebesar 5,35 juta euro.

Belgia sendiri sudah mentransfer sumbangan tetapnya sebesar 6,25 juta euro ke UNRWA awal tahun ini.

"Kami akan memeriksa laporan itu dengan kritis. Ini bukan karena Anda membela tujuan baik sehingga Anda dapat melakukan apa pun yang Anda inginkan," kata De Croo.

Sebelumnya, menanggapi langkah serupa yang lebih dulu dilakukan oleh Swiss dan Belanda, jurubicara UNRWA Tamara Alrifai mengatakan, organisasi itu menyesali langkah tersebut.

"Ada penyelidikan yang sedang berlangsung mengenai UNRWA, dan tidak ada yang disebarluaskan atau dibahas adalah temuan penyelidikan, hanya dugaan dan desas-desus," kata Alfirai.

Dia mengimbau masyarakat untuk menunggu kesimpulan investigasi yang sebenarnya.

Sementara itu, dia mengimbau para donor untuk menjaga dana mereka demi para pengungsi Palestina.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya