Berita

Pihak keamanan Thailand sedang melakukan olah TKP/Net

Dunia

Dua Terduga Pelaku Bom Bangkok Ditangkap

JUMAT, 02 AGUSTUS 2019 | 21:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Terduga pelaku bom di Bangkok yang menyebabkan empat orang luka-luka ditangkap pada Jumat (2/8). Dua orang terduga pelaku berasal dari Thailand bagian selatan, wilayah yang dikuasai oleh para pemberontak Thailand selama hampir 15 tahun.

"Terdapat sembilan ledakan yang sukses atau percobaan. Kami belum mendapatkan motif apa pun," tutur Kepala Militer Thailand, Prayut Chan-o-cha.

Serangan bom di Bangkok terjadi pada Jumat (2/8), tepat ketika Bangkok tengah menjadi tuan rumah KTT ASEAN yang mengagendakan isu keamanan regional. Pada KTT ASEAN kali ini, tidak hanya dihadiri oleh perwakilan sepuluh negara-negara ASEAN semata, namun juga oleh perwakilan negara China, Rusia, hingga Amerika Serikat.


Meski tidak pernah memiliki sejarah sebagai negara jajahan, Thailand memiliki masa lalu yang tidak kalah suram dengan negara-negara jajahan di Asia. Thailand merupakan negara yang kerap kali mengalami berbagai macam kudeta dan pemberontakan, khususnya bagi daerah di bagian selatan yang mayoritas beragama muslim.

Diketahui aksi pemberontakan yang dilakukan di  Thailand telah menyebabkan lebih dari 7000 orang meninggal dunia. Pada tahun 2014, tepatnya 22 Mei terjadi kudeta militer di Thailand setelah dua hari sebelumnya Thailand mengumumkan darurat militer.

Kudeta tersebut kudeta ke-12 sejak berakhirnya monarki absolut pada tahun 1932.Meski demikian, menurut Prayut, terlalu dini apabila kasus ini dikaitkan dengan pemberontakan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya