Berita

Politisi PDI Perjuangan Aria Bima/RMOL

Politik

PDIP Dan Nasdem Berantem Soal Jaksa Agung, Aria Bima: Itu Urusan Bu Mega Dan Mas Hasto

JUMAT, 02 AGUSTUS 2019 | 20:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Nasdem mempertanyakan mengapa hanya jabatan Jaksa Agung dalam sturktur kabinet yang dipersoalkan dan didesak harus diisi oleh kalangan profesional, tidak boleh orang partai politik.

Bahkan, Sekjen Partai Nasdem, Johnny G Plate menduga ada pihak yang sengaja membuat tekanan kepada Presiden Joko Widodo dengan membuat konspirasi bahwa Jaksa Agung harus mutlak dari kelompok profesional non partisan.

Padahal, permintaan Jaksa Agung untuk diisi kalangan profesional muncul dari mitra koalisi Nasdem, yaitu PDI Perjuangan.


Perihal pertanyaan Nasdem itu, Ketua DPP PDIP, Aria Bima enggan berkomentar. Dia menyerahkan sepenuhnya kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.

"Wah itu urusan Mas Hasto dan Bu Mega," ujar Aria di Kantor Para Syndicate, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (2/8).

Aria menambahkan, semua partai politik saat ini memang diberikan kebebasan oleh Presiden Joko Widodo untuk memberi masukan. Tetapi, pada akhirnya keputusan ditangan presiden.

"Memang sejauh yang saya ketahui kesepakatan partai pengusung itu tetap berdinamika menyampaikan pendapat karena ini kan partai," jelasnya.

"Tapi komanya harus dipake semuanya (penentuan jabatan kabinet) adalah hak prerogatif presiden," demikian Anggota DPR ini.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya