Berita

Dmitry Medvedev/Net

Dunia

Rusia Selidiki Kemungkinan Kebakaran Hutan Di Siberia Disengaja

JUMAT, 02 AGUSTUS 2019 | 07:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev memerintahkan polisi Rusia untuk menyelidiki apakah kebakaran hutan yang terjadi di Siberia diawali karena sebuah kesengajaan atau tidak.

Pasalnya, ada kekhawatiran bahwa kebakan dilakukan dengan sengaja untuk menyembunyikan kegiatan pembalakan liar.

Sementara itu, Komite Investigasi Rusia juga mengatakan pihaknya telah membuka kasus kriminal atas kebakaran itu dan sedang menyelidiki para pejabat di kota Siberia, Krasnoyarsk karena dituduh lalai tidak mengambil tindakan untuk menghentikan kabakaran.


Menurut Badan Kehutanan Federal Rusia, kebakaran hutan itu telah melalap sekitar 3,1 juta hektar hutan terpencil yang sebagian besar tidak berpenghuni.

Medvedev memerintahkan Kementerian Dalam Negeri, Kantor Kejaksaan Agung, dan Komite Investigasi untuk menyelidiki apakah beberapa kebakaran telah mulai menyembunyikan penebangan gelap dan melaporkannya kembali pada 1 November mendatang.

Dikabarkan Channel News Asia, kebakaran itu sendiri telah menyedot perhatian para pecinta lingkungan yang menyebut kebakaran itu sebagai bencana ekologis. Seorang ahli ekologi dari Siberia kemudian membuat petisi online dan telah mengumpulkan 872.000 tanda tangan per hari Kamis (1/8) untuk menuntut pihak berwenang mengambil tindakan lebih keras.

Di sisi lain, api masih terus berkobar dan melalap hutan. Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan 10 pesawat angkut militer dan 10 helikopter telah tiba di Krasnoyarsk, sehari setelah Presiden Vladimir Putin memerintahkan agar tentara ikut membantu petugas pemadam kebakaran memerangi kebakaran.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya