Berita

Meksiko/Net

Dunia

Surat Kabar Ini Berhenti Terbit Pasca Diserang Bom Molotov

KAMIS, 01 AGUSTUS 2019 | 23:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah surat kabar di kota Chihuahua, Meksiko utara mengumumkan akan menghentikan sementara penerbitan edisi cetaknya setelah insiden penyerangan.

Insiden itu terjadi baru-baru ini di mana penyerang tak dikenal melemparkan bom bensin ke kantor surat kabar tersebut.

Pasca insiden itu, dalam tajuk rencana yang diterbitkan pada hari Rabu (31/7), surat kabar El Monitor de Parral mengatakan, pihaknya akan menyetop penerbitan edisi cetak dan melanjutkan dengan edisi online.


Namun, media itu tidak akan lagi meliput berita kriminal atau berita dengan pandangan politik.

"Kami tidak akan menerbitkan sepenuhnya cerita kriminal, tidak peduli betapa pentingnya hal itu," begitu bunyi editorial tersebut, seperti dikabarkan The Guardian.

Surat kabar menyebut, pihaknya mendapatkan serangan yang dilakukan oleh sekelompok orang, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai hal tersebut.

Sementara itu, kantor kejaksaan di negara bagian perbatasan utara Chihuahua, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka mengecam serangan itu dan menjanjikan penyelidikan menyeluruh.

Dalam pernyataan yang sama, kantor kejaksaan itu menjelaskan kronogi penyerangan. Tepat sebelum tengah malam, orang tak dikenal melemparkan bom Molotov ke gedung yang terletak di jalan Cerro di pusat kota. Serangan itu menyebabkan kerusakan pada beberapa bagian struktur.

Chihuahua sendiri diketahui telah lama diganggu oleh kekerasan kartel narkoba. Banyak surat kabar di kota-kota perbatasan lainnya telah lama diam-diam menahan diri dari meliput berita kejahatan untuk menghindari kemarahan gerombolan setempat.

Namun sangat jarang terjadi kasus di mana sebuah surat kabar Meksiko berhenti terbit, atau secara publik menyatakan tidak akan lagi meliput kejahatan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya