Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Kasudin Pendidikan Jakut: Orang Tua Murid Jangan Menyetujui Adanya Pungli

KAMIS, 01 AGUSTUS 2019 | 23:39 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Kepala Suku Dinas (Kasudin) Pendidikan Wilayah I Jakarta Utara (Jakut), Budi Sulistiono akan melakukan pengecekan ke sekolah dasar negeri (SDN) Penjaringan 06 terkait adanya pungutan uang kebersihan kepada orang tua murid.

Hal itu ia tegaskan dalam menanggapi keluhan sejumlah orang tua murid kelas I SDN Penjaringan 06 yang membayar Rp 10 ribu per bulan sebagai pengganti kebersihan menyapu dan mengepel ruang kelas anaknya.

"Saya akan cek ke sekolah. Jika bisa didapat, mohon saya dapat diberikan bukti fisik adanya pungutan Rp 10 ribu per bulan," ujar Budi saat dikonfirmasi melalui pesan elektronik, Kamis (1/8).


Budi Sulistiono juga menegaskan, Sudin Pendidikan Wilayah I Jakut tidak membenarkan sekolah negeri di wilayahnya melakukan pungutan.

"Jika benar terjadi, tidak diperkenankan dan termasuk kategori pungli. Semoga bukan hoax. Jika ada bukti fisiknya dan saya sangat berterima kasih jika saya dapat tanda terima pungutan tersebut," tegasnya.

Saat Kantor Berita RMOL mengonfirmasikan perihal pungutan uang kebersihan, Budi mengizinkan para orang tua murid untuk mempermasalahkan pungutan uang tersebut.

"Bapak bilang beberapa orang tua murid, jadi persepsi saya 'banyak' makanya saya minta bukti. Bapak saya izinkan mengangkat masalah ini ke mana saja. Sebab ini kategori pungli. Jika ingin dibantu, saya memerlukan bukti pungutan tersebut dari beberapa orang tua. Minimal bukti dari bapak yang terkena pungli tersebut," katanya.

Budi juga mengimbau kepada orangtua murid untuk tidak menyetujui pungutan apapun di sekolah dasar negeri di wilayah yang dipimpinnya.

"Tolong infokan ke orang tua murid lainnya bahwa itu termasuk pungli dan jangan mau atau jangan menyetujui adanya pungli tersebut. Kami orangtua butuh edaran yang jelas dan ditandatangani oleh pihak sekolah atau pihak sudin," pesannya.

Siang tadi, beberapa orang tua murid kelas I SDN Penjaringan 06 tahun ajaran baru 2019/2020 tampak heran ketika anak-anaknya meminta uang Rp 10 ribu untuk bayar bulanan kebersihan sebagai pengganti lantaran ibunya tidak bisa melakukan kebersihan menyapu dan mengepel ruang kelas.

Salah satu orang tua murid mengaku uang bulanan kebersihan tersebut memang bukan dipungut oleh pihak sekolah. Menurutnya, yang memungut uang bulanan kebersihan diduga juga orang tua murid.

"Tetapi masa iya pihak sekolah tidak tahu. Lagi pula apa pihak sekolah tidak punya petugas kebersihan untuk ruang kelas. Kan tugas kami ibu rumah tangga mengantarkan dan menjemput anak sekolah. Di rumah saja belum dibersihkan karena buru-buru ngantar anak sekolah. Kok membersihkan ruang kelas sekolah pula," kata salah seorang orang tua murid.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

TNI Terima Penyerahan 75 Senjata Peninggalan Konflik Sosial Maluku

Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:17

MPSI Dorong Badan Khusus Tangani Pengungsi Internal Papua

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:50

KDMP: Dari Dukungan Negara Menuju Kemandirian Anggota

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:25

Gibran Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Keabsahan Ijazah

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:50

Berpengalaman di Bidang Reserse, Irjen Dadang Didapuk jadi Kapolda Metro

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:20

Ketika Karbon Menjadi Komoditas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:43

Miliki Segudang Pengalaman, Tugas Berat Kini Menanti Herimen sebagai Kabaharkam

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:28

Laporan Keuangan Danantara Ditargetkan Rampung Oktober

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:04

Kapolri Baru Harus Usut Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Mauk Sepatan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:33

Polisi Didesak Ungkap Kasus Pemecahan Kaca Mobil Jurnalis di Depok

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:13

Selengkapnya