Berita

Arief Poyuono/RMOL

Politik

Serikat Pekerja PTPN Setuju Arief Poyuono Perbaiki Ketenagakerjaan Indonesia

KAMIS, 01 AGUSTUS 2019 | 21:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja PTPN ( FSPBUN) Tuhu Bangun menilai Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono layak jika diberi tugas untuk melakukan pembenahan sektor ketenagakerjaan di Indonesia.

"Arief Poyuono memang sangat punya kemampuan untuk menanggani sektor ketenagakerjaan di Indonesia. Punya banyak pengalaman dalam setiap perselisihan perburuhan di Indonesia," ungkapnya kepada Kantor Berita RMOL, Kamis (1/8).
 
Sebelumnya, tersebar informasi di kalangan politisi yang menyebut bahwa Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono sengaja dipanggil Istana untuk diminta membantu membenahi sektor ketenagakerjaan.


Selain berpengalaman, Tuhu melihat Arief dikenal luwes dan sangat dekat dengan berbagai pimpinan serikat pekerja, baik di lingkungan BUMN dan juga perusahaan swasta.

"Dia bisa jadi jembatan antara pemerintah,pengusaha dan serikat pekerja untuk menopang program program kerja pemerintahan Jokowi-Makruf. Pengalaman dia di organisasi pekerja sudah tidak bisa diragukan," tukasnya.

Sementara itu, Arief Poyuono saat dimintai konfirmasi terkait kedatangannya ke Istana apakah terkait posisi kabinet, hanya menjawab secara diplomatis.

“Kita lihat lah apa yang terjadi, yang penting bangsa negara paling utama,” tegasnya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya