Berita

Pangi Syarwi Chaniago/Net

Politik

Soal Jaksa Agung, Jokowi Harus Berani Konfrontasi Dengan Partai

RABU, 31 JULI 2019 | 11:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pos-pos yang berhubungan dengan penegakan hukum harus diisi orang profesional. Presiden terpiliih Joko Widodo harus berani berkonfrontasi dengan partai politik demi menjaga fungsi Jaksa Agung dan Menkumham sebagai penegak keadilan di negeri ini.

Begitu kata pengamat politik yang juga direktur eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago kepada Kantor Berita RMOL, Rabu (31/7).

Pangi dengan tegas meminta mantan walikota Solo itu untuk tidak berkompromi dengan partai. Apalagi, kader partai, menurutnya, sudah terbukti merusak agenda penegakan hukum saat diberi amanah.


"Karena terus terang Pak Jokowi lemah dari agenda ini," ucapnya.

Jokowi seharusnya tidak harus pusing dalam mencari Jaksa Agung pengganti HM Prasetyo. Sebab, banyak pejabat karir kejaksaan yang potensial.

Namun demikian, Pangi menilai bahwa bola panas sepenuhnya ada di tangan mantan gubernur DKI Jakarta itu. Tapi dia menekankan agar Jokowi berhati-hati dalam melakukan kalkulasi untung rugi bagi pemerintahan lima tahun mendatang.

"Apakah lebih banyak untungnya dari mudaratnya terhadap kinerja pemerintahan Jokowi 5 tahun yang akan datang," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya