Berita

Mesjid agung Sultan Qaboos/Net

Jaya Suprana

Mesjid Agung Sultan Qaboos

RABU, 31 JULI 2019 | 08:24 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

SAYA telah mengunjungi beberapa masjid agung yakni Masjid Istiqal di Jakarta, Masjid Ummayah di Damaskus, Masjid Ibn Tulun di Kairo, Masjid Syeikh Zayed di Abu Dhabi, Masjid Sultan Ahmed di Istanbul, Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin di Bandar Seri Begawan, maupun eks-masjid agung di Cordoba.

Segenap mahakarya arsitektur Islam menggetar sukma dengan pesona masing-masing. Saling berbeda satu dengan lainnya, namun bersatupadu dalam satu tujuan yaitu menjunjung tinggi kemahagungan Allah. Sukma saya juga tergetar ketika menyaksikan keagungan Masjid Agung Sultan Qaboos di Muskat sebagai ibu kota kesultanan Oman.

Spektakular



Masjid Agung Sultan Qaboos dibangun dengan 300.000 ton sandstone dari India. Musala utama seluas 74,4 X 74,4 meter  dengan kubah setinggi 50 meter dapat memuat 8.000 umat. Apabila ditambah dengan halaman masjid seluas 416.000 meter persegi maka masjid agung ini bisa menampung 20.000 umat.

Di dalam musala terdapat sebuah permadani tunggal seluas 70 X 60 meter. Ini merupakan permadani terluas kedua di dunia setelah permadani tunggal di dalam Masjid Agung Sheikh Zayed di Abu Dhabi yang dibangun setelah Masjid Agung Sultan Qaboos.

Chandellier setinggi 14 meter dan seberat 8,5 ton dengan 600.000 kristal dan 1.122 lampu halogen dilengkapi teknologi system redup-terang buatan Italia yang menghias musala Masjid Agung Sultan Qaboos juga merupakan lampu-gantung terbesar di dunia, lagi-lagi sebelum diungguli oleh Masjid Agung Sheikh Zayed.

Jendela-jendela kaca-mosaik buatan Eropa menghias dinding sampai kubah. Ketika ditembus sinar matahari pagi sampai senja hari menghadirkan suasana indah tersendiri di dalam Masjid Agung Sultan Qaboos.

Keindahan

Namun yang paling indah bagi saya sebagai warga Indonesia adalah pintu gerbang masjid yang terbuat dari kayu berhias ukiran indah dengan motif terkesan Indonesia. Kesan itu diperkuat pernyataan pemandu wisata kami bahwa pintu gerbang kayu Masjid Agung Sultan Qaboos diukir oleh seniman Indonesia.

Sayang, pernyataan sang pemandu dibantah oleh seorang penjaga masjid yang menyatakan bahwa ukiran kayu tersebut dibuat oleh para pengukir Myanmar. Maka kedua warga Oman itu berdebat mengenai dari negara mana para pengukir pintu gerbang masjid agung mereka!

Mohon dimaafkan bahwa saya sebagai warga Indonesia terus terang mengharap bahwa para pengukir pintu gerbang Masjid Agung Sultan Qaboos adalah dari Indonesia. Mengingat Indonesia adalah negeri saya dan Indonesia memiliki para pengukir hebat.

Di samping juga Indonesia adalah negara dengan umat Islam terbanyak di planet bumi ini. Maka pantas jika Indonesia ikut memperindah keindahan Masjid Agung Sultan Qaboos.

Penulis adalah pembelajar peradaban dan kebudayaan dunia.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya