Berita

Ilustrasi Golkar/Net

Politik

Munas Golkar, Momentum Kemenangan Beringin Di Pemilu 2024

RABU, 31 JULI 2019 | 04:53 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Golkar sangat terbuka dengan dinamika kontestasi calon ketua umumnya. Dinamika yang begitu cair ini menunjukan Golkar sudah cukup dewasa, demokratis, dan sangat terbuka.

Direktur Eksekutif Para Syndicate, Ari Nurcahyo mengungkapkan, Musyawarah Nasional (Munas) Golkar yang akan digelar pada Desember mendatang bisa jadi momentum kader partai untuk saling konsolidasi.

"Ini momentum Golkar sebagai partai besar berpotensi memenangkan 2024, entah itu dalam pemilu legislatif maupun capres," ujarnya di Hotel Borobudur, Selasa (30/7).


Selain kedewasaan, Golkar juga punya mekanisme sendiri untuk menyelesaikan konflik terhadap dinamika yang sedang terjadi.

"Yang paling penting dan dipahami oleh seluruh kader, Golkar sekarang sudah berada di rel yang benar dengan menjalankan jalur kekaryaan,"tuturnya.

Golkar pun punya mekanisme untuk menampung para kandidat yang akan bersaing sebagai ketua umum. Dengan 'fasilitas' yang mumpuni itu, ia berpendapat seharusnya partai berlambang pohon beringin ini bisa memaksimalkan mesin partai untuk merangsek menjadi pemenang di pemilihan mendatang.

"Sekarang bagaimana momentum ini, 2019 sampai dengan 2024, benar-benar dimanfaat Golkar,"pungkasnya.

Untuk diketahui Partai Golkar akan menggelar Munas pada bulan Desember mendatang sekaligus untuk memilih ketua umum baru periode 2019-2024. Beberapa kader telah mantap mendeklarasikan diri sebagai bakal calon Ketum. Dari beberapa kandidat, Airlangga Hartarto dan Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo disebut-sebut sebagai kandidat kuat.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya