Berita

Airlangga dan Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Kader Golkar: Airlangga Paling Layak Jadi Ketua Umum

RABU, 31 JULI 2019 | 00:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kader muda Partai Golkar sekaligus anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Hamzah Sidik menyebut hanya Airlangga Hartanto yang layak menjadi Ketua Umum Golkar periode 2019-2024.

"Semua kader Golkar pasti layak, tapi kami menekankan ikhtiar Jaringan Aktivis Muda (JAM) Golkar saat ini hanyalah Airlangga (tepat jadi Ketum Golkar)," ujarnya saat menjadi narasumber di acara diskusi bertema 'Siapa layak di pucuk beringin' di Hotel Borobudur, Selasa (30/7).

Berdasarkan rapor selama menjadi Ketum, Hamzah mengatakan bahwa Airlangga telah mampu menyelamatkan Golkar dari keterpurukan.


Hal itu terlihat dari hasil Pemilu 2019 yang menempatkan Golkar di tiga besar. Namun capaian ini justru diikuti oleh sikap segelintir orang yang nyinyir terhadap kinerja Menteri Perindustrian ini.

"Kok banyak yang mencibir ya?" tanyanya.

Ada yang perlu ditinjau dalam melihat fenomena di internal Golkar. Menurutnya, seluruh elemen Golkar harus bersama-sama memiliki itikad baik untuk memajukan partai dengan mendorong narasi yang obyektif.

"Kalau ada yang bagus kan enggak salah diapresiasi, tapi mengumbar sesuatu yang tidak obyektif akan merugikan dan tidak sehat bagi Golkar sendiri," tegas Hamzah.

Pengakuan Hamzah, seluruh fraksi Golkar di daerah sudah menentukan dukungan kepada Airlangga. "Ini menggembirakan. Tidak ada keributan. Siapapun kontestan yang maju, jangan saling adu domba,"imbuhnya.

Pertimbangan lain baginya adalah sosok ketua umum Golkar periode mendatang harus juga memiliki kriteria untuk dicalonkan sebagai presiden atau wakil presiden. Kriteria itulah yang dinilai ada paa sosok Airlangga.

"Kita sekarang juga bicara 2024 persiapkan calon presiden. Sebagai anak daerah, kita punya kebanggaan ketika ketum Golkar jadi Capres atau Cawapres," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya