Berita

Penembakan/Net

Dunia

Unjuk Rasa Ricuh, Empat Siswa Mati Ditembak

SELASA, 30 JULI 2019 | 18:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Aksi unjuk rasa di Kota El Obeid, Kordofan Utara, Sudan menelan korban jiwa. Tercatat, sebanyak lima orang pengunjuk rasa, empat di antaranya siswa menengah tewas tertembak dalam demonstrasi yang terjadi pada Senin (29/7) itu.

Asosiasi Profesional Sudan (SPA) menilai aksi penembakan itu sudah direncanakan oleh aparat keamanan. Pasalnya, “live ammunition” seperti proyektil dan senapan disiapkan untuk melawan pengunjuk rasa.

Unjuk rasa terjadi sehari sebelum rapat pemerintahan transisi pasca Omar al Bashir dikudeta pada 11 April lalu digelar.


Para warga dan siswa berunjuk rasa lantaran ada pengurangan bahan bakar dan roti di negara bagian Kordofan Utara. Pengurangan terjadi karena di daerah ini ada perebutan kekuasaan antara pihak oposisi dan militer.

"Kami menyerukan kepada orang-orang untuk turun ke jalan...untuk mengecam pembantaian Al-Obeid, untuk menuntut para pelaku diadili,” tegas SPA seperti yang dilansir oleh Al Jazeera, Selasa (30/7).

Sementara itu, pejabat Gubernur Kordofan Utara, Mohamed Khidr Mohamed Hamid pada Al-Arabiya TV mengakui ada “sedikit gesekan” antara  pengunjuk rasa dan pasukan keamanan.

Ia mengatakan bahwa pihaknya belum bisa mengkonfirmasi siapa yang melepaskan tembakan. Namun demikian, Hamid mengaku akan menginvestigasi kejadian tersebut.

Setelah kejadian tersebut, otoritas setempat kemudian memberlakukan jam malam. Menurut laporan dari wartawan Al Jazeera, Hiba Morgan, keempat siswa ikut turun ke jalan untuk menuntut keadilan dan kehidupan yang lebih baik. Sebelum akhirnya mereka ditembak mati di tempat kejadian.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya