Berita

Presiden Joko Widodo meninjau Pelabuhan Muara/Net

Nusantara

Menhub: Presiden Jokowi Minta Arsitektur Pelabuhan Danau Toba Dibuat Modern

SELASA, 30 JULI 2019 | 11:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Setelah meninjau Sipinsur Geosite, Desa Parulohan, Kecamatan Paranginan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Presiden Joko Widodo meninjau Pelabuhan Muara di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Senin malam (29/7).

Setibanya di lokasi, Jokowi langsung meninjau pelaksanaan pembangunan Pelabuhan Muara, dan mendapatkan penjelasan dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Pembangunan Pelabuhan Muara ini sudah berlangsung, dan ditargetkan selesai tahun 2020 mendatang.

Kepada wartawan Menhub mengemukakan, Presiden Jokowi memberikan arahan perlunya suatu bentuk arsitektur pelabuhan yang maju, modern dan yang bisa menimbulkan inspirasi bagi generasi muda dan dapat menarik minat wisatawan untuk datang.


"Jadi kita akan berkolaborasi dengan Kementerian PUPR terkait desain bangunan arsitektur Pelabuhan-Pelabuhan Penyeberangan di Danau Toba," kata Menhub usai mendampingi Presiden meninjau Pelabuhan Muara, seperti dilansir dari laman Setkab, Selasa (30/7).

Menhub menjelaskan, dari 12 Pelabuhan Penyeberangan di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba yang dibangun Kementerian Perhubungan, empat diantaranya telah dilakukan pengembangan hingga tahun 2019 dan akan selesai pada tahun 2020 yaitu: Pelabuhan Simanindo, Ambarita, Muara, dan Tigaras.

Sementara tiga pelabuhan lainnya yang mulai dibangun pada tahun 2019 dan akan selesai pada 2020 yaitu: Pelabuhan Marbun Toruan, Tongging, dan Balige. Ada satu pelabuhan yang mulai dibangun pada tahun 2018 dan telah selesai pada tahun 2019 yaitu: Pelabuhan Ajibata. Sedangkan empat pelabuhan lainnya yang akan mulai dibangun pada tahun 2020 yaitu: Pelabuhan Silalahi, Sipinggan, Onan Runggu dan Porsea.

Total investasi untuk pembangunan dan pengembangan pelabuhan penyeberangan di Danau Toba sampai dengan tahun 2020 mencapai Rp 469 miliar yang berasal dari APBN.

Selain membangun pelabuhan penyeberangan, Kemenhub juga memberikan dukungan melalui pembangunan lima kapal sampai tahun 2020, dengan total investasi Rp 122 miliar (APBN), diantaranya: satu Kapal Motor Penyeberangan Ihan Batak dengan bobot 546 GT yang telah selesai dibangun pada tahun 2018. Kemudian, dua kapal penyeberangan masing-masing 300GT dan 200 GT yang akan selesai pada tahun 2019 dan 2020, dan dua Bus Air yang akan selesai pada tahun 2020.

Lalu, pemberian subsidi operasional angkutan penyeberangan dan Rencana Induk Pelabuhan (RIP) sampai tahun 2020 dengan total alokasi anggaran sebesar Rp 4,7 miliar, pada rute sebagai berikut: Ambarita - Ajibata, Ajibata - Onan Runggu, Balige - Onan Runggu, Muara - Nainggolan, dan Muara - Sipinggan.

Pemberian fasilitas perlengkapan jalan (Rp 25,2 miliar) pada beberapa ruas jalan yaitu: Jalan Nasional KSPN Danau Toba (Lingkar dalam Pulau Samosir), Jalan Kabanjehe-Sidikalang (KM.121), Jalan P. Siantar-Balige (KM 47-48), Jalan Nasional di Kab. Simalungun, dan Jalan Dolok Merangir-P. Siantar-Parapat (064-065-066).

Kemudian pemberian subsidi angkutan multimoda sampai tahun 2020 (Rp 23,8 miliar) dengan beberapa lintasan yaitu: lintasan Silangit-Ajibata, Silangit-Tarutung, Silangit-Dolok Sanggul, Ajibata-Pematang Siantar (Stasiun Kereta), Teluk Nibung-Ajibata, pelayanan Shuttle Bus Balige, Parapat, dan Tapanuli Utara (Huta Ginjang).

Total dukungan investasi Kemenhub dari sektor perhubungan darat untuk pengembangan KSPN Danau Toba sampai dengan tahun 2020 mencapai Rp 644,6 miliar. Selain dari sektor perhubungan darat, di sektor perhubungan udara, Kemenhub juga akan memperpanjang runway Bandara Sibisa yang menjadi pintu masuk Kawasan Danau Toba dari 1200 Meter menjadi 1900 Meter, sehingga dapat didarati pesawat jenis ATR-72.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Serangan terhadap Konvoi Pasukan UNIFIL di Lebanon Tewaskan Dua Personel

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:53

Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diduga Terima Duit Ribuan Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:36

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:10

Maktour Raup Rp27,8 Miliar dari Permainan Kuota Haji

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:55

Pengorbanan TNI Bukti Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:41

Mantan Anak Buah Yaqut Diduga Terima 436 Ribu Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:14

Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Pelanggaran Serius Resolusi DK PBB

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:01

Tim Garuda Gigit Jari Usai Ditekuk Bulgaria 0-1

Senin, 30 Maret 2026 | 23:33

Kader PDIP Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo Tebet

Senin, 30 Maret 2026 | 22:47

Selengkapnya