Berita

Jubir KPK, Febri Diansyah/RMOL

Hukum

Kantor Pertamina Pindah Ke Gedung Milik Luhut, KPK: Jika Ada Laporan Pasti Akan Kita Periksa

SENIN, 29 JULI 2019 | 18:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunggu laporan dan pengaduan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dalam penunjukkan tender terkait perpindahan kantor PT Pertamina (persero) ke gedung dari kawasan Medan Merdeka ke Gedung Sopo Del, Jalan Mega Kuningan Barat III, Lot 10. 1-6, Kuningan, Jakarta Selatan.

Belakangan diketahui, Gedung Sopo Del yang saat ini dihuni oleh perusahaan plat merah (PT Pertamina) adalah milik Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

"Ada atau tidak ada laporan pengaduan masyarakat itu sekarang tidak bisa kami konfirmasi," kata Juru bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan di Gedung C-1 KPK Lama, Senin (29/7).


Kendati demikian, KPK kata Febri, apabila ada laporan dari masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan wewenang pada proses lelang dan penunjukkan tender perusahaan berplat merat itu akan ditelaah terlebih dahulu oleh KPK untuk kemudian memungkinkan ditindaklanjuti.

"Tapi jika ada laporan masyarakat pasti akan kami lakukan telaah, karena prosesnya masih awal," kata Febri.

Sebelumnya, Anggota Komisi VI DPR RI Rieke Diah Pitaloka yang sempat menanyakan dan mempermasalahkan pindahnya kantor Pertamina ke gedung milik Luhut. Menurut dia, mekanisme penunjukkan tender hingga akhirnya pindah ke gedung milik Luhut mesti dijelaskan.

"Proses penunjukannya seperti apa, kami minta data tertulis supaya semua ada datanya karena ini perusahaan negara. Janggal atau tidak? Urgensinya apa dan harus tertulis," kata Rieke kepada Dirut Pertamina Nicke Widyawati di Gedung DPR, Kamis (18/7).

Perpindahan kantor Pertamina ke Gedung Sopo Del Tower itu disebut-sebut dilatarbelakangi karena ada renovasi gedung yang lama di kawasan Medan Merdeka. Namun, yang menjadi sorotan banyak kalangan kenapa dari sekian banyak perusahaan yang memenangkan tender adalah gedung milik Luhut Binsar Panjaitan.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya