Berita

Luhut Binsar Panjaitan.RMOL

Bisnis

Luhut: Pemerintah Jamin Pertamina Bayar Kompensasi Ke Nelayan Terdampak Tumpahan Minyak

SENIN, 29 JULI 2019 | 18:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

  Pemerintah melalui Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menjamin Pertamina akan memberikan kompensasi ganti rugi kepada masyarakat yang terkena dampak kebocoran minyak atau oil spill di Karawang, Jawa Barat.

Kompensasi itu diberikan atas dasar nelayan yang tidak bisa melaut atau berpengaruh pada hasil tangkapan akibat perairan yang tercemar akibat minyak tumpah.

Terkait  dengan berapa nominal yang akan diberikan, secara rinci Mantan Menkopolhukam ini menyatakan masih membicarakan di tingkat pimpinan Pertamina.


"Nanti ya, saya enggak tahu," singkatnya di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/7).

Saat ini Pertamina sudah melakukan upaya dengan telah bekerjasama dengan perusahaan yang memiliki pengalaman dalam membersihkan minyak di perairan.

"Mereka hired perusahaan penanggulangan bencana yang terkenal itu, yang menangani Gulf of Mexico. Saya kira sudah ditangani dengan baik," ujarnya.

Untuk diketahui sebelumnya telah terjadi kebocoran Minyak mentah dari anjungan lepas pantai YYA 1 di perairan Karawang  pada (12/7) lalu. Akibatnya terjadi banyak kerugian diantaranya mengancam perairan laut disekitarnya termasuk Jakarta dan menghilangkan mata pencaharian masyarakat.

Pertamina sendiri telah mengerahkan 27 unit kapal dan alat penangkap tumpahan minyak di perairan tersebut.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya