Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Vietnam Tangkap 380 Warga China Terkait Judi Online Ilegal

SENIN, 29 JULI 2019 | 06:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polisi di Vietnam melakukan penangkapan massal pada hari Minggu (28/4) dengan menangkap lebih dari 380 orang warga China yang dituduh menjalankan jaringan perjudian online bawah tanah terbesar di negara itu.

Kementerian Keamanan Publik Vietnam dalam sebuah pernyataan menjelaskan, mereka yang ditangkap berusia antara 18 dan 24.

Mereka ditangkap ketika mengoperasikan situs-situs perjudian online dari lebih dari 100 kamar di daerah perkotaan yang dijaga ketat di Kota Haiphong.


Lingkaran jaringan judi online itu merupakan "rumah" platform online bagi para penjudi China untuk bertaruh pada permainan olahraga dan lotere, dengan jumlah transaksi diperkirakan 3 miliar yuan.

"Ini adalah cincin judi terbesar yang pernah ada dalam hal jumlah orang asing yang terlibat dan dalam hal uang di wilayah Vietnam," begitu bunyi pernyataan tersebut, seperti dimuat Channel News Asia.

Selain menangkap ratusan orang, polisi juga menyita sekitar 2.000 ponsel dan 530 komputer.

Dalam banyak kasus, perjudian ilegal di Vietnam, meskipun orang asing diizinkan untuk berjudi di kasino lokal.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya