Berita

Ismeth Abdullah/Net

Nusantara

Ismeth Abdullah Kembali Ke Panggung Politik, Sudah Minta Restu Bugis Centre

MINGGU, 28 JULI 2019 | 14:28 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Mantan Gubernur Kepulaun Riau (2005- 2010) Ismeth Abdullah kembali ke panggung politik.

Ia dikabarkan mulai bergerilya, menyampaikan keinginan dan kesiapannya bertarung di arena pemilihan gubernur tahun depan. Juga disebutkan, arus dukungan untuk mantan Ketua Otorita Batam ini juga mulai terlihat signifikan.

Walau ada yang menyambut gembira, ada juga yang masih tampak pesimistis dan ragu-ragu.


Informasi yang berkembang dari Batam menyebutkan pada Rabu malam yang lalu (24/7) Ismeth Abdullah bersama pendukungnya, yaitu Suryanto Bone dan Alfan Suheri  menggelar pertemuan khusus di gedung perkumpulan Bugis Centre, di wilayah Bengkong, Kodya Batam.

Pendiri Bugis Centre Andi Bachtiar Lebopatingewa yang bertindak sebagai tuan rumah menfasilitasi pertemuan itu tampak pula hadir dari awal sampai akhir.

Pada kesempatan itu Ismeth Abdullah meminta doa restu dan dukungan masyarakat Batam dan Kepri, khususnya etnis Melayu dan Bugis yang diketahui sangat banyak jumlahnya melalui tokoh-tokohnya yang menjadi pendiri dan pengurus inti organisasi Bugis Centre.

Bugis Centre adalah sebuah lembaga konsultan dan pengkajian yang sudah berdiri sejak lama di Batam. Kehadiran lembaga Bugis Centre sangat menonjol di dalam turut memperjuangkan kemajuan Kepri dan Batam khusunya di bidang pengembangan ekonomi.

Nama besar seperti mantan Presiden ketiga Prof. BJ.Habibie dan Wapres Jusuf Kalla adalah tokoh-tokoh yang berada di belakang berdirinya lembaga Bugis Centre. Keduanya masih dalam jajaran Dewan Penyantun.

Dengan latar belakang Bugis Centre yang seperti itu, tidak heran apabila pertemuan Ismeth Abdullah dengan petinggi dan tokoh masyarakat Bugis di Batam juga jadi pembicaraan di kalangan masyarakat Bugis Riau di Jakarta.

Juga, ada yang pro dan ada pula  yang kontra.

Kalangan yang pro menyambut gembira mengingat Kepri sedang dirundung duka nestapa, setelah Gubernur Kepri Nurdin Basirun ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tanggal 11 Juli lalu. Ia tersangkut kasus reklamasi dan kini ditahan di rutan KPK di Jakarta.

Masyarakat berharap, Kepri termasuk Batam segera memperoleh pemimpin baru yang memiliki kemampuan mengendalikan keadaan. Termasuk memulihkan kepercayaan masyarakat, dunia usaha dan calon investor dalam dan luar negeri.

Selain Ismet Abdullah, ada beberapa nama lain, seperti Isdianto yang semula Wagub sekarang Plt Gubernur Kepri, Soeryo Respationo mantan Wagub Kepri yang juga Ketua DPD PDIP Kepri,  Anshar Achmad Ketua DPD Golkar Kepri dan ada pula yang menyebut nama Mohammad Rudi Walikota Batam.

Bagi yang pesimistis, kehadiran Ismeth Abdullah dianggap hanya untuk mengganggu. Mereka memandang tidak ada jalan bagi Ismeth Abdullah untuk mendapatkan tiket masuk arena.

Belum lagi, Ismeth Abdullah juga pernah menjadi narapidana kasus mobil Damkar tahun 2010.

Diperkirakan akan ada penolakan dari masyarakat atau pesaing politik Ismteth yang akan mengangkat kasus ini kembali. Soalnya ada anggapan mantan narapidana tidak boleh lagi maju mencalonkan diri jadi pejabat publik. Namun kepastian mengenai ketentuan ini masih dipertanyakan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya