Berita

Prabowo Subianto dijamu makan siang oleh Megawati/net

Politik

Keramahan Mega Dan Kesantunan Prabowo Ajaran Pendiri Bangsa

MINGGU, 28 JULI 2019 | 04:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Politik itu bukan cuma soal masa kini, tapi juga masa depan.

"Rekonsiliasi" yang terjadi belakangan antara pihak pemenang dan pihak kalah dalam Pilpres 2019, menjadi kata kunci untuk mengatasi ketidakharmonisan di lapisan masyarakat pendukung.

"Tentu dalam hal ini elite yang harus melakukannya, karena mereka mempunyai
pendukung," ujar analis politik dari LIPI, Siti Zuhro, saat menjadi narasumber

pendukung," ujar analis politik dari LIPI, Siti Zuhro, saat menjadi narasumber
diskusi "Utak Atik Manuver Elit" di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, Sabtu (27/7).

Dia juga berharap para elite politik tetap menjunjung etika politik dan harmoni.

Tentang perjumpaan eks calon presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, beberapa hari lalu, ia mengakui itu mesti diberi pujian.

"Di sana terlihat keramahan Bu Mega dan kesantunan Pak Prabowo, harus diapresiasi. Coba lihat luar biasa sengitnya dulu antara Soekarno dan penentangnya, tapi ending-nya kan asyik. Itu sudah diajarkan oleh pendiri bangsa," ucap Siti.

Meskipun sudah terjadi pertemuan antara Prabowo, Presiden Jokowi dan Mega, ia meyakini eskalasi suhu politik belum selesai.

"Siapa bergabung dengan siapa? Karena masing-masing tim kemenangan
sudah dibubarkan," ucap Siti Zuhro.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya