Berita

Romo Heuken/Net

Jaya Suprana

Dankeschoen, Romo Heuken!

JUMAT, 26 JULI 2019 | 09:51 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

Dankeschoen, Romo Heuken!

PADA hari Kamis 25 Juli 2019, Romo Heuken meninggalkan dunia fana ini.

Jerman


Hanya sekali saya sempat berjumpa Romo Heuken berkat diperkenalkan oleh Romo Franz Magnis pada suatu acara Pusat Studi Kelirumologi di Jakarta.

Meski hanya sekali jumpa namun saya menghormati dan mengagumi Romo Heuken atas dua alasan. Pertama ternyata Romo Heuken menyelesaikan SLTA mau pun seminari di Keuskupan Agung di kota yang sama dengan kota tempat saya belajar dan mengajar di Jerman yaitu Muenster, Nordrheinwestfalen.

Kedua meski nama awal Romo Heuken adalah Adolf maka sama dengan nama awal Hitler namun budi pekerti Romo Heuken jauh beda seperti bumi dan langit dengan angkara murka Hitler.

Bahkan Romo Heuken dianggap sangat berjasa sebagai warga negara Indonesia yang dilahirkan di Jerman terhadap hubungan kebudayaan Indonesia dengan Jerman sehingga dianugrahi Bintang Jasa Das Bundesverdienstkreuz am Bande pada tanggal 25 November 2008 di Jakarta.

Penghargaan yang disematkan oleh Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Baron Paul von Maltzahn merupakan  tertinggi yang dianugrahkan oleh Pemerintah Jerman kepada setiap tokoh atas jasa  terhadap negara Jerman, mulai diberlakukan  sejak tahun 1951 oleh Presiden Jerman, Theodor Heuss.

Indonesia

Seharusnya gubernur Jakarta secara anumerta menganugrahkan penghargaan kebudayaan kepada Romo Heuken yang telah menulis buku Tempat-Tempat Bersejarah di Jakarta.

Selain itu Romo Heuken juga menyusun bibliografi  sejarah Jakarta berjudul Sumber-Sumber Asli Sejarah Jakarta. Ia juga menulis buku sejarah mengenai gereja dan masjid tua di Jakarta.

Insha Allah, Menteri Pendidikan dan kebudayaan juga berkenan menganugerahkan penghargaan atas mahakarsa Romo Heuken menyusun Kamus Dwibahasa Indonesia-Jerman (ditulis bersama E.R.T. Sinaga yang sangat popular maka bajakannya berkeliaran di mana-mana) dan kebalikannya:  Deutsch-Indonesisch Wörterbuch.

Kedua kamus bahasa Jerman dan bahasa Indonesia merupakan warisan mahakarya Romo Heuken yang sangat berharga mempererat serta mengembangkan jalinan hubungan kebudayaan Jerman dengan kebudayaan Indonesia. Dankeschoen, Romo Heuken!

Penulis mengagumi kecintaan Romo Heuken terhadap Indonesia.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya