Berita

Bendera Korea Utara/Net

Dunia

Uji Coba Terbaru Rudal Korut, Peringatan Atas Transaksi Ganda Korsel

JUMAT, 26 JULI 2019 | 07:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Uji coba penembakkan dua rudal balistik jarak pendek yang dilakukan oleh Korea Utara pekan ini adalah bentuk peringatan bagi negara tetangga Korea Selatan.

Begitu kabar yang dimuat kantor berita Korea Utara KCNA, seperti dikabarkan ulang Channel News Asia, dengan mengutip pernyataan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Kim sendiri melakukan pemeriksaan demonstrasi senjata pemandu taktis tipe baru pada hari Kamis (25/7) sebagai peringatan kepada Korea Selatan untuk berhenti mengimpor senjata berteknologi tinggi dan melakukan latihan militer bersama.


Laporan KCNA tidak menyebutkan Trump atau Amerika Serikat, tetapi mengatakan Kim mengkritik pihak berwenang Korea Selatan karena melakukan latihan bersama, yang biasanya dilakukan dengan pasukan Amerika Serikat.

"Kita tidak bisa tidak mengembangkan sistem senjata super-kuat nonstop untuk menghilangkan potensi dan ancaman langsung terhadap keamanan negara kita yang ada di Selatan," kata Kim, menurut KCNA.

Dia menuduh Korea Selatan melakukan "transaksi ganda" karena di satu sisi mendukung perdamaian, tetapi di sisi lain mengimpor senjata baru dan melakukan latihan militer.

Kim memperingatkan bahwa pemimpin Korea Selatan harus menghentikan tindakan bunuh diri semacam itu.

"Jangan membuat kesalahan dengan mengabaikan peringatan itu," kata Kim.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya