Berita

Romi berseragam tahanan KPK/RMOL

Politik

Romi: Pertemuan Mega-Prabowo Bagus Untuk Indonesia

RABU, 24 JULI 2019 | 19:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tersangka kasus dugaan jual-beli jabatan di Kementerian Agama, Romahurmuziy alias Romi, ikut mengomentari pertemuan Megawati Soekarnoputri, dengan Prabowo Subianto.

Di mata politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, pertemuan Ketua Umum PDI Perjuangan dan Ketua Umum Partai Gerindra tersebut memberi pengaruh positif bagi masyarakat Indonesia. Pada Pilpres lalu, PPP versi Romi berada di barisan Koalisi Indonesia Kerja (KIK) yang mengusung Jokowi-Maruf Amin.

"Baguslah untuk Indonesia, bagus (pertemuan Prabowo-Megawati)," kata Romi tanpa menjelaskan lebih jauh, kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (24/7).


Tadi siang, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bertandang ke kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Sokearnoputri, di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Rabu (24/7).

Dari PDIP, sejumlah petinggi partai hadir seperti Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, dan dua anak Mega, Prananda Prabowo dan Puan Maharani yang juga menjabat Menko PMK.

Dari Gerindra tampak Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo.

Hanya ada satu orang yang bukan petinggi partai yaitu Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Budi Gunawan.

Dari foto-foto yang beredar dari pertemuan itu, Mega dan Prabowo bersilaturahmi penuh kehangatan. Bahkan Prabowo membawakan buah tangan spesial untuk Mega yaitu sebuah lukisan yang menggambarkan Bung Karno berkuda. Sedangkan Mega menjamu Prabowo dengan nasi goreng buatan sendiri.

Megawati dan Prabowo pernah berduet menjadi pasangan calon pada Pilpres 2009. Namun mereka dikalahkan pasangan SBY-Boediono.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya