Berita

Basuki Tjahaja Purnama sulit untuk bisa kembali ke dunia politik/Net

Politik

Pengamat: Ahok Berada Di Antara Dua Dimensi

RABU, 24 JULI 2019 | 10:40 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) merupakan sosok yang kontroversial. Banyak yang mengagumi, tapi tak sedikit juga yang membenci.

Karena itu, ketika muncul wacana BTP menjadi calon menteri di kabinet baru Presiden Joko Widodo, publik pun memberi penilaian berbeda kutub. Ada yang setuju, yang mencerca tak kalah banyak.

Pengamat politik Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menilai BTP alias Ahok banyak dipuji soal kinerja. Tapi dicela karena kasus penistaan agama.


"Hal inilah yang membuat posisi Ahok berada di antara dua dimensi. Sebenarnya dia layak menjadi menteri, tapi di sisi lain dia mantan narapidana," ungkapnya saat dihubungi Kantor Berita RMOL, Rabu (24/7).

Kondisi inilah menurut Karyono yang membuat Ahok sadar diri. Sehingga sulit untuk menduduki posisi menteri, setidaknya untuk sementara ini.  

"Posisi Ahok untuk saat ini dilematis. Karenanya, posisi yang tepat untuk Ahok sementara ini lebih baik di luar kekuasaan agar tidak menimbulkan kontroversi," imbuhnya.

"Lebih tepat dan baik ke depannya, Ahok aktif di bidang sosial, pendidikan, hadir di berbagai seminar nasional dan internasional untuk membagikan pengalamannya," pungkas Karyono.

Sebelumnya, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama mengatakan dirinya tidak mungkin menjadi menteri kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin karena sudah cacat di Republik ini.

"Bukan pesimistis, tapi saya memberi tahu fakta dan kenyataan," kata Ahok usai acara penghargaan Roosseno Award di Jakarta, Senin (22/7) lalu.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya