Berita

Prabowo, Mega, dan Jokowi/Net

Politik

Pengamat: Mega Tampak Happy Saja Gerindra Masuk Koalisi

RABU, 24 JULI 2019 | 05:41 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Koalisi partai pendukung Joko Widodo-Maruf Amin tampaknya mulai menunjukkan keretakan.

Hal ini jika dilihat dari pertemuan antara empat ketua umum partai Koalisi Indonesia Kerja di Kantor DPP Partai Nasdem, Gondangdia, Jakarta, Senin (22/7) malam.

Sebab pertemuan antara partai-partai yang lolos Senayan itu tidak dihadiri oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Sisanya, ketum dari Nasdem, Golkar, PKB, dan PPP hadir.


Sementara di satu sisi, Megawati bersama dengan Joko Widodo akan bertemu dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto pada hari ini. Dalam pertemuan ini, Mega dan Jokowi tidak mengajak ketum partai pendukung lainnya.

“Apakah hubungan parpol koalisi mulai retak karena kue kekuasaan,” tanya pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago kepada redaksi, Selasa (23/7).

Lebih lanjut, dia menilai ada kemungkinan Gerindra bakal bergabung dengan lingkaran Jokowi usai pertemuan tersebut. Apalagi, jika melihat hubungan antara Megawati dan Prabowo yang erat.
Mega, katanya, seperti senang gerbong Gerindra masuk. Meskipun partai koalisi lain tidak seirama.

“Tampaknya Megawati happy saja masuknya Gerindra ke gerbong Jokowi,” terang direktur eksekutif Voxpol Center Research and Consulting itu.

Menurutnya, gerbong Gerindra akan membawa dampak positif bagi Jokowi. Sebab, Prabowo akan mengurangi dominasi orang-orang yang mempengaruhi Jokowi selama ini.

“Bisa mengurangi dominasi perang pengaruh di inner circle Jokowi selama ini, seperti Surya Paloh, Luhur Binsar Pandjaitan, dan Wiranto yang cukup mendominasi,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya