Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Bahas Pemberantasan Korupsi, RR: Ikan Busuk Itu Dimulai Dari Kepalanya

RABU, 24 JULI 2019 | 03:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pembentukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak lepas dari peran kepolisian dan kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang tidak efektif memberantas korupsi.

Kedua lembaga itu kerap melempem saat menghadapi kasus-kasus korupsi besar yang ada hubungannya dengan kekuasaan.

Begitu kata tokoh nasional DR Rizal Ramli membahas mengenai pemberantasan korupsi di Indonesia Lawyers Club (ILC) yang disiarkan TV One, Selasa (23/7) malam.


Padahal, kata pria yang akrab disapa RR itu, pemberantasan korupsi seharusnya dimulai dari kepala masing-masing lembaga.

“Saya percaya ikan busuk dimulai dari kepalanya. Jadi kalau kita mau bilang anti korupsi, yang harus dipegang kepalanya lebih dahulu, yang lain otomatis ngikut,” terangnya.

Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu kemudian bercerita saat dirinya menjabat sebagai kepala Bulog. RR, sapaan akrabnya, berhasil menghemat Rp 5 triliun karena memberi pelajaran berharga pada anak buahnya.

Pelajaran berharga itu adalah surat perintah yang harus ditaati para pegawai untuk menghindari korupsi.

“Surat perintah saya saat jadi kepala Bulog dan keuangan, kalau ada yang mengaku temen, kawan RR nyari proyek di sini harus otomatis ditolak,” tegasnya.

Surat perintah itu dikeluarkan karena ada fenomena anak atau kerabat pejabat yang mencari proyek di kementerian atau lembaga. Karena ada hubungan dengan pimpinan, biasanya para pejabat di bawah dengan senang hati memberi proyek.

“Jadi pemberantasan korupsi itu harus dimulai dari kepalanya, bukan dari yang kecil-kecil,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya