Berita

Jokowi, Megawati dan Prabowo/Net

Politik

Besok, Jokowi, Megawati Dan Prabowo Bertemu Di Istana Batu Tulis

SELASA, 23 JULI 2019 | 18:55 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Pertemuan antara Presiden Joko Widodo, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto diperkirakan bakal terlaksana besok, Rabu (24/7).

Informasi yang diterima Kantor Berita RMOL, Selasa (23/7), pertemuan tersebut akan berlangsung di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat. Acara sendiri akan dimulai sekitar siang hari, di jam makan siang.

Sebelumnya, pihak PDIP dan Gerindra sudah mengonfirmasi bahwa wacana pertemuan tersebut benar adanya. Namun kedua partai masih malu-malu menyebut lokasi pertemuan.


Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono mengatakan pertemuan Jokowi-Prabowo bersama Mega akan berlangsung pukul 12.00 WIB. Namun, untuk tempatnya masih dibicarakan.

Dihubungi redaksi, Wakil Sekjen Gerindra, Andre Rosiade mengaku belum tahu soal pertemuan itu. Tapi, jelas Andre, kalau pertemuan itu benar ada dan terwujud, maka kopi darat tiga tokoh bangsa tersebut patut diapresiasi.

"Bagus, tiga negarawan bertemu," kata dia sesaat lalu.

Sedangkan dari PDIP, Sekjen Hasto Kristianto, memastikan Megawati akan segera bertemu dengan Prabowo Subianto.

"Ibu Megawati Soekarnoputri memang direncanakan bertemu dengan Pak Prabowo," ujar Hasto.

Meski tidak detail soal kapan agenda pertemuan digelar, Hasto menyebut pertemuan akan digelar dalam waktu dekat sebagai bentuk silaturahmi.

Pertemuan itu, lanjut Hasto, adalah wujud bahwa kepemimpinan bangsa Indonesia harus bersatu. Terlebih, Presiden Jokowi kembali terpilih untuk periode kedua.

Yang menarik dari pertemuan Mega-Jokowi-Prabowo besok adalah, selain banyak diduga bakal membahas soal teknis koalisi, atau bergabungnya Gerindra ke pemerintahan juga disinyalir bakal ada deal yang membahas soal Pemilu 2024 mendatang.

Disebutkan, Megawati sempat mewacanakan agar Prabowo kembali bertarung di Pilpres 2024, didampingi oleh Puan Maharani sebagai calon wapres. Puan sendiri ada cucu Soekarno dan anak dari Megawati.

Kemudian, lokasi Istana Batu Tulis, hal ini mengingatkan kepada deal politik antara Prabowo Subianto dan Megawati pada tahun 2009 saat keduanya maju sebagai capres dan cawapres. Dalam perjanjian itu disebutkan, pada poin ketujuh, Megawati Soekarnoputri mendukung pencalonan Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pemilu Presiden tahun 2014.

Salah satu anggota tim perunding dari Partai Gerindra saat itu, Martin Hutabarat, turut angkat bicara tentang perjanjian tersebut. Ia mengatakan bahwa perjanjian itu adalah awal dimulainya kerjasama PDIP dan Gerindra di bidang politik.

"Perjanjian itu adalah tonggak dimulainya kerjasama PDIP dengan Gerindra di bidang politik," kata Martin dalam wawancara dengan Kantor Berita RMOL, Minggu, 16 Februari 2014.

Ia jelaskan, dalam banyak pemilihan kepala daerah, PDIP dan Gerindra sering beriringan yang membuat hubungan dua partai semakin dekat.

Di akar rumput, hubungan baik antara PDIP-Gerindra sangat kuat ikatannya, terutama karena garis ideologi kedua partai ini tidak banyak berbeda sebagai partai nasionalis yang berdasar Pancasila.

"Di Pilpres 2014 yang akan datang pun, naluri politik saya kuat mengatakan bahwa Gerindra dan PDIP akan tetap menjadi kawan sejati, tidak hanya karena adanya Perjanjian Batu Tulis tersebut," ungkap Martin waktu itu.

Namun pada kenyataannya, di 2014, PDIP mencalonkan kader sendiri, yakni Joko Widodo yang terpilih di 2014 dan kembali terpilih di 2019.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya