Berita

Baik Nuril berharap pertolongan DPR terhadap kasus yang membelitnya/Net

Hukum

Baiq Nuril: Wakil Rakyat Adalah Tangan Yang bisa Menolong Rakyatnya

SELASA, 23 JULI 2019 | 17:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Baiq Nuril sangat berharap para wakil rakyat di DPR bisa membantunya untuk mendapat amnesti. Nuril tengah mencari keadilan melalui permohonan amnesti, setelah penijauan kembali kasasi kasus pelanggaran UU ITE-nya ditolak Mahkamah Agung.

Nuril dihadirkan di rapat Komisi III DPR, Selasa (23/7). Agenda rapat tersebut memang untuk mendengar pendapat fraksi terhadap permohonan pertimbangan amnesti dari Presiden Joko Widodo.

Salah satu syarat Presiden Jokowi untuk memberikan amnesti kepada Baiq Nuril adalah meminta pertimbangan dan persetujuan DPR.


Nuril pun menceritakan perjuangannya untuk memperoleh keadilan. Dia sudah berminggu-minggu berada di Jakarta. Tujuannya, menanti pertimbangan dan persetujuan DPR terhadap permohonan amnesti dirinya.

"Saya tidak tahu harus ke mana lagi, karena saya tahu DPR itu wakil rakyat. Tangan rakyat yang bisa menolong rakyatnya," ujar Nuril di Ruang Rapat Komisi III, Gedung Nusantara II, Jakarta, Selasa (23/7).

Baiq Nuril menyebut selama mencari keadilan itu, dia harus meninggalkan anak dan suaminya di kampung halamannya di Mataram, Nusa Tenggara Timur.

Didampingi seorang anaknya dalam rapat tersebut, dia berharap amnestinya dikabulkan. Sehingga, dia bisa kembali berkumpul untuk melanjutkan hidup dan membesarkan anak-anaknya.

"Saya punya harapan hanya ingin membesarkan anak saya. Untuk mendidik mereka, menjadikan orang yang lebih berguna," harapnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya