Berita

DPD RI/Net

Politik

DPD RI Mendatang Harus Lebih Serius Perjuangkan Aspirasi Daerah

SELASA, 23 JULI 2019 | 11:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Memasuki empat periode Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, keberadaan peran lembaga senator belum begitu dirasakan oleh masyarakat khususnya di daerah. Salah satu penyebabnya adalah kewenangan terbatas yang dimiliki DPD.

Begitu disampaikan Sekretaris Jenderal Solidaritas Bersama Kuatkan DPD (Sobat DPD), Zico Armando kepada Kantor Berita RMOL, Selasa (23/7).

"Selain kinerja yang sangat minim di periode 2014-2019, DPD justru tercoreng dengan Ketua DPD Irman Gusman yang ditetapkan sebagai tersangka dan munculnya polemik di internal pimpinan DPD," kata Zico Armando.


Masyarakat daerah sangat menaruh harapan kepada DPD periode 2019-2024 mendatang dapat bekerja lebih baik dan serius dalam memperjuangkan aspirasi daerah di pusat.

Dari 136 anggota DPD terpilih yang berstatus petahana atau wajah lama, hanya 44 orang selebihnya adalah wajah baru dari berbagai latar belakang. Menurut Zico Armando, ini adalah kekeuatan DPD pada masa mendatang.

"Saat ini dibutuhkan pimpinan senator yang berkualitas, mencintai DPD, memperkuat DPD dan dapat membangun sinergi dengan DPR untuk kepentingan  daerah di 34 provinsi," pungkasnya.

Belakangan muncul beberapa nama anggota DPD terpilih 2019-2024 yang digadang-gadang akan menduduki posisi Ketua DPD RI. Wajah lama seperti GKR Hemas dan Nono Sampono, sementara wajah baru ada Jimly Asshiddiqie, La Nyalla Mattalitt dan Fadel Muhammad.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya