Berita

Anies saat kunker ke AS/Net

Nusantara

Anies Ternyata Baru Dua Kali Kunker Ke Luar Negeri Di Tahun Ini

SELASA, 23 JULI 2019 | 03:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kunjungan kerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke luar negeri selalu mendapat cibiran dari warga. Mantan Mendikbud itu bahkan disebut terlalu sering plesiran sehingga dianggap abai pada kondisi ibukota.

Namun demikian, berdasar catatan Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri (KDHKLN) DKI Jakarta Mawardi, ternyata Anies baru dua kali melakukan kunker ke luar negeri dan dua kali kunjungan singkat ke Singapura.

Kunjungan singkat dilakukan untuk menjenguk istri Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono saat sedang sakit dan untuk ceramah.


Mawardi juga memastikan semua kepergian Anies memperoleh persetujuan dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

“Semua ada pemberitahuan dan ada balasan,” katanya seperti dikutip RMOLJakarta, Senin (22/7).

Diuraikan Mawardi, Anies ke luar negeri pertama di tahun ini pada 2 Maret. Tujuannya, untuk menjenguk Ani Yudhoyono yang saat itu dirawat di National University Hospital (NUH), Singapura. Perjalanan itu menggunakan dana pribadi dan tidak bermalam.

Kemudian pada 3 Mei untuk menjadi Keynote Speaker The Pyramid’s Annual Post-AGM Gala Dinner yang dilaksanakan di Singapura. Acara tersebut berdasar undangan Vivian Balakrishnan yang juga Menteri Luar Negeri Singapura.

Adapun perjalanan dinas Anies yang pertama adalah menghadiri pertemuan Urban 20 (U20) Mayors Summit Agenda di Tokyo, Jepang pada 20 hingga 21 Mei.

Sementara perjalanan dinas kedua, Anies menuju ke Medellin, Kolombia dan Amerika Serikat pada 8 hingga 17 Juli lalu.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya