Berita

Politik

Otto Hasibuan: Pilpres Sudah Selesai, Jangan Pecah Belah Bangsa

SENIN, 22 JULI 2019 | 19:35 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Pemilihan presiden 2019 sudah selesai. Masyarakat diimbau untuk ikut membangun bangsa bersama-sama. Terlepas dari perbedaan apapun yang ada sepanjang proses pemilihan yang lalu.

Sayangnya, masih ada elemen masyarakat yang ingin merobek persatuan bangsa dengan sengaja menyebarkan informasi yang tidak benar.

Demikian disampaikan pengacara Otto Hasibuan mengomentari gambar yang seolah-olah screen shoot berita karya jurnalistik yang menggunakan nama dirinya.


Screen shoot itu didisain sedemikian rupa sehingga tampak seperti dari media massa cetak. Di bagian header tertulis tamsh-news.com.

Judul berita di screen capture itu seolah mengutip pernyataan Otto bahwa masih ada masalah dalam proses pemilihan presiden barusan.

“Ini hoax. Saya sendiri menyatakan pilpres sudah selesai. MK (Mahkamah Konstitusi) sudah memutuskan sengketa hasil pilpres. KPU (Komisi Pemilihan Umum) sudah menetapkan hasil pilpres,” kata Otto dalam perbincangan dengan redaksi beberapa saat lalu.

Belum lagi, sambungnya, Joko Widodo dan Prabowo Subianto juga sudah bertemu beberapa waktu lalu.

“Jangan lagi ada yang mengembangkan hal seperti ini,” masih kata Otto Hasibuan.

Otto juga berencana membawa hal ini ke Dewan Pers. Menurutnya, Dewan Pers perlu turun tangan sehingga publik tahu bahwa ini bukanlah karya jurnalistik.

“Jangan pecah belah dan dihancurkan bangsa kita,” demikian Otto Hasibuan.

Bukan baru kali ini tamsh-news.com bermasalah. Beberapa waktu lalu dr. Ani Hasibuan juga melaporkan persoalan yang kurang lebih sama ke Polda Metro Jaya. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya