Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Milenial Yang Dipilih Jokowi Harus Berpengalaman Pimpin Organisasi

SENIN, 22 JULI 2019 | 18:37 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sejumlah nama dari kalangan milenial mulai meramaikan bursa kandidat menteri. Mulai dari kalangan kader partai, profesional, startup dan pengusaha muda, serta aktivis organisasi masyarakat.

Untuk itu, presiden terpilih Joko Widodo diimbau untuk tidak sembarangan dalam menggunakan hak prerogatif memilih menteri.

Mantan walikota Solo itu harus mempertimbangkan beberapa aspek. Di antaranya memiliki basis sosial yang kokoh, political skill, independensi, integritas, dan berkarakter.


“Jadi tidak sekadar milenial, tapi lebih sejauh mana kemampuannya mengelola kebaikan bersama (political skill) dan tentu bagaimana ketahanannya menghadapi dinamika politik yang menyertainya," kata pengamat politik Yohan Wahyu dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/7).

Peneliti Litbang Kompas itu juga menekankan agar milenial yang dipilih berpengalaman dalam memimpin organisasi. Sebab hal itu menjadi dasar mereka memimpin kementerian yang nanti diamanahkan. Memimpin organisasi, sambungnya, berbeda dengan memiliki pengikut banyak di media sosial.

“Jadi Jokowi jangan sampai pilih anak muda yang tiba-tiba muncul di media sosial,” tegasnya.

Lebih lanjut, Yohan juga mengingatkan agar Jokowi tidak terjebak pada anak muda titipan. Artinya, mereka masih berada dalam lingkaran politisi-politisi bermasalah sehingga tidak punya nilai independensi dalam memimpin.

“Yang tak kalah penting itu independensi dan integritas,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya