Berita

Pesawat tempur Su-30 milik Venezuela.

Dunia

Pesawat Tempur Venezuela Bayangi Pesawat Mata-mata AS Di Laut Karibia

SENIN, 22 JULI 2019 | 06:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat mengklaim bahwa sebuah pesawat tempur Su-30 Venezuela secara agresif telah membayangi sebuah pesawat mata-mata Amerika Serikat di atas Laut Karibia.

Menurut keterangan militer Amerika Serikat, jet itu terbang pada jarak yang tidak aman.

Komando Selatan Amerika Serikat (USSOUTHCOM) dalam sebuah cuitan di Twitter (Minggu, 21/7) mengatakan, tindakan pesawat Venezuela itu membahayakan pesawat Amerika Serikat dan krunya.


Komando Selatan yang berbasis di Florida adalah satu dari sepuluh Komando Tempur Bersatu di Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Komando ini bertanggung jawab untuk menyediakan perencanaan kontinjensi, operasi, dan kerja sama keamanan untuk Amerika Tengah dan Selatan, serta Karibia.

Dimuat Russia Today, cuitan itu muncul setelah Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino menuduh pesawat mata-mata Amerika Serikat memasuki Wilayah Informasi Penerbangan (FIR) Maiquetia yang dikendalikan oleh negara itu, tanpa izin.

Venezuela menilai, ini melanggar aturan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), dan merupakan resiko aeronautika untuk pesawat lain.

Militer Amerika Serikat memperlihatkan cuplikan gambar dari pesawat Su-30 buatan Rusia yang mendekati pesawat pengintai EP-3 Amerika Serikat. Mereka mengatakan, insiden itu terjadi di atas Laut Karibia pada 19 Juli lalu.

Namun tidak dijelaskan seberapa dekat EP-3 dengan perbatasan Venezuela dan militer Amerika Serikat mengklaim bahwa bahwa pesawat berada di wilayah udara internasional.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya