Berita

Militer Amerika Serikat/Net

Dunia

Pentagon Izinkan Pengerahan Pasukan AS Ke Arab Saudi

MINGGU, 21 JULI 2019 | 07:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat mengizinkan pengerahan personel militer dan sumber daya ke Arab Saudi akhir pekan ini. Pengerahan dilakukan di tengah ketegangan yang meningkat di Teluk terkait dengan pertikaian antara Amerika Serikat dan Iran.

Dalam sebuah pernyataan, Pentagon mengatakan bahwa langkah itu akan memberikan pencegah tambahan dalam menghadapi ancaman yang muncul di wilayah tersebut.

Pernyataan Pentagon dikeluarkan setelah kementerian pertahanan Arab Saudi mengkonfirmasi bahwa kerajaan itu akan menjadi tuan rumah pasukan Amerika Serikat untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas regional.


"Berdasarkan kerja sama timbal balik antara Arab Saudi dan Amerika Serikat, dan keinginan mereka untuk meningkatkan segala sesuatu yang dapat menjaga keamanan kawasan dan stabilitasnya, Raja Salman memberikan persetujuannya untuk menjadi tuan rumah pasukan Amerika," seorang juru bicara kementerian itu seperti dikutip oleh kantor berita pemerintah Saudi, SPA.

Senentara itu, dimuat Al Jazeera (Sabtu, 20/7), seorang pejabat anonim Amerika Serikat mengatakan bahwa pengerahan itu akan mencakup sekitar 500 personil militer dan merupakan bagian dari peningkatan jumlah pasukan Amerika Serikat di Timur Tengah yang diumumkan Pentagon bulan lalu.

Kehadiran militer Amerika Serikat di Arab Saudi bukanlah hal yang baru. Pengerahan militer Amerika Serikat di Arab Saudi dimulai selama Perang Teluk 1991 dan berlangsung selama 12 tahun. Hingga kemudian militer Amerika Serikat menarik diri dari kerajaan itu pada 2003. Namun, pesawat Amerika Serikat masih ada yang ditempatkan di pangkalan udara Pangeran Sultan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya