Berita

Arswendo/Net

Jaya Suprana

RIP Mas Arswendo (1948-2019)

SABTU, 20 JULI 2019 | 06:57 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

JUMAT 19 Juli 2019, Mas Arswendo mendahului kita semua untuk meninggalkan dunia fana ini. Ibu Pertiwi berduka kehilangan seorang putra terbaiknya.

Bagi saya, Mas Arswendo adalah sesosok insan manusia serba bisa jaman Renaissance seperti Leonardo da Vinci, Fillipo Brunelleschi atau Benvenuto Cellini yang hidup di jaman now.

Mas Arswendo yang bernama asli Sarwendo bukan hanya seorang penulis tetapi mahapenulis. Menulis bagi Mas Arswendo sedemikian alami seolah bernafas.


Beliau juga seorang tokoh pembaharu tabloid. Beliau pencipta istilah baru dalam sinematografi seperti misalnya sinetron. Beliau seorang penemu bakat-bakat terkemuka dalam dunia perfilman dan televisi Indonesia antara lain Dessy Ratnasari.

Mas Arswendo memiliki sense of humour kelas langitan. Menurut saya mas Arswendo memiliki kecerdasan humor bukan biasa tetapi benar-benar luar biasa dalam makna positif kreatif, inovatif, produktif dan konstruktif.

Maka saya mengagumi naskah naskah tulisan Mas Arswendo yang tajam namun tidak melukai pihak mana pun.

Saya tak pernah henti mengagumi ketegaran lahir-batin Mas Arswendo dalam menghadapi hukuman penjara atas suatu "kesalahan" yang sebenarnya kurang layak dianggap sebagai "kesalahan".

Hukuman penjara bagi Mas Arswendo menyadarkan saya bahwa hukuman penjara tidak manusiawi maka perlu diganti dengan hukuman kerja sosial agar lebih selaras dengan sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

Dan di atas segala-galanya, saya mengagumi Mas Arswendo sebagai seorang sahabat yang selalu ramah dan riang gembira penuh gelak tawa tanpa pernah melalaikan nilai-nilai kemanusiaan.

Saya berdoa agar arwah mas Arswendo diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kasih untuk senantiasa mendampingi-Nya dengan keceriaan gelak-tawa yang senantiasa membawa suasana kegembiraan dan kebahagiaan. Amin.

Penulis adalah sahabat dan pengagum almarhum Arswendo Atmowiloto.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya