Berita

Fahd Pahdepie/Net

Nusantara

Figur Muda Harus Didorong Jadi Pengganti Airin Di Tangsel

SABTU, 20 JULI 2019 | 00:34 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih 14 bulan lagi. Namun perbincangan mengenai siapa yang akan menjadi pengganti Airin Rachmi Diany terus menghangat.

Selain nama-nama yang sudah digadang sejak lama, pesaing baru turut bermunculan.

Kemunculan nama-nama baru itu disambut positif oleh pengamat politik Yohan Wahyu, yang juga warga Tangerang Selatan.


Menurut Yohan, semakin banyak nama yang muncul sebagai bakal calon walikota, semakin bagus untuk masyarakat Tangsel.

“Munculnya banyak kandidat memberikan banyak pilihan untuk warga. Mereka bisa mulai mempelajari rekam jejak, kapasitas, dan ide-ide yang ditawarkan untuk pembangunan Tangsel. Dengan begitu, kompetisi menjadi lebih sehat,” ujar peneliti Litbang Kompas itu, Jumat (19/7).

Yohan mengatakan Tangsel adalah kota penyangga ibukota yang penting, karenanya harus berbenah. Infrastruktur dan fasilitas kota, pelayanan publik, akses untuk kesejahteraan warga harus lebih diperhatikan. Kultur birokrasi dan setting pembangunan kota harus sejalan dengan visi sebuah kota modern yang nyaman dan berkarakter.

Untuk itu, Tangsel membutuhkan figur pemimpin baru yang membawa gagasan-gagasan segar. Dengan potensi yang dimiliki Tangsel, figur tersebut harus bisa membawa percepatan pembangunan.

“Tangsel membutuhkan figur pemimpin zaman ini, yang datang dengan ide kreatif dan inovatif," tuturnya.

Yohan berharap muncul nama dari kalangan anak muda yang memiliki kemampuan dan menawarkan harapan perbaikan. Sosok tersebut bisa dari partai, profesional, masyarakat sipil atau entrepreneur kreatif.

"Tangsel membutuhkan percepatan pembangunan, di situ dibutuhkan energi muda kreatif untuk memimpin percepatan tersebut," ujarnya.

Sementara itu, Presiden Komunitas Tangsel Creative Foundation, Hilmi Fabeta, mendukung figur anak muda kreatif memimpin Tangsel pasca Airin.

Menurutnya, figur muda akan menjadi representasi populasi yang sangat besar di Tangsel hari ini. Mereka tergabung di berbagai komunitas kreatif, mahasiswa atau pelajar dan profesional.

"Pemimpin muda yang bersih, inovatif, berjiwa entrepreneur dibutuhkan untuk memajukan dan membuat bangga warga Tangsel dalam menghadapi era milenial ini," katanya.

Hilmi yang juga pengajar Pradita Summarecon Institute ini menyebutkan sejumlah nama potensial. Salah satunya Fahd Pahdepie, pengusaha muda Tangsel yang juga pegiat ekonomi kreatif

“Ia juga dikenal sebagai staf ahli presiden. Ada juga Andiara Aprilia Hikmat, Suhendar, dan lainnya. Figur-figur muda seperti ini harus kita dorong untuk ikut memajukan Tangsel," jelasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya