Berita

PLN/Net

Bisnis

PLN Kejar Target Tingkatkan Rasio Elektrifikasi Maluku dan Maluku Utara

JUMAT, 19 JULI 2019 | 20:09 WIB | LAPORAN:

PLN terus berupaya untuk menghadirkan listrik bagi kehidupan masyarakat hingga pulau-pulau terluar Indonesia, seperti halnya di Provinsi Maluku dan Maluku Utara.

Tak henti-hentinya PLN terus berupaya untuk dapat meningkatkan Rasio Elektrifikasi (RE) di kedua provinsi tersebut yang merupakan salah satu bagian dari program Maluku dan Maluku Utara Terang.

"Hingga saat ini kami terus berupaya untuk dapat menghadirkan listrik bagi kehidupan masyarakat, diantaranya melalui program Listrik Pedesaan (LISSA). Tercatat hingga Juni 2019 RE PLN di Provinsi Maluku mencapai 87,07 persen dan Provinsi Maluku Utara mencapai 89,33 persen," papar General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Maluku dan Maluku Utara Romantika Dwi Juni Putra, di Ambon, Jumat (19/7).


Pada tahun 2020 target desa berlistrik PLN di Provinsi Maluku sebanyak 1.174 desa dari total desa 1.241 desa atau rasio desa berlistrik PLN sebesar 94,6 persen. Sementara itu di Provinsi Maluku Utara sebanyak 1.181 desa dari total desa di provinsi maluku utara sebanyak 1.200 desa atau rasio desa berlistrik PLN sebesar 98,4 persen.

Adapun jumlah calon pelanggan di Provinsi Maluku dan Maluku Utara dengan target desa berlistrik di tahun 2020 tersebut yakni sebanyak 34.105 calon pelanggan untuk di Maluku dan 33.715 calon pelanggan di Maluku Utara.

Romantika juga menuturkan bahwa yang juga menjadi concern PLN saat ini yakni daya beli masyarakat di desa-desa terpencil masih relatif rendah, yang dapat berakibat pada hanya sekitar 10-15 persen masyarakat yang mampu untuk membayar biaya pasang baru, maupun pemasangan instalasi di rumah masing-masing. Tentunya potensi permasalahan ini harus disikapi melalui sinergi dari pemerintah dan berbagai pihak.

"Di samping itu, smakin mendekati RE 100%, desa-desa yang akan segera dilistriki tersebut terletak di pulau-pulau yang memiliki tantangan tersendiri bagi kami, khususnya terkait akses untuk mencapai pulau-pulau dan desa-desa tersebut," paparnya

"Namun harus diketahui juga bahwa tidak semua desa tersebut tidak berlistrik. Ada desa yang telah berlistrik namun dikelola oleh Pemerintah Daerah setempat, pihak swasta bahkan pengelolaan swadaya," sambungnya.

Tidak hanya itu, PLN juga terus berupaya untuk meningkatkan penjualan listrik di Maluku dan Maluku Utara, khususnya di sistem-sistem kelistrikan yang besar dan memiliki ketersediaan daya yang besar pula seperti di Ambon dan Ternate. Tentunya dengan peningkatan pada penjualan tenaga listrik, akan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi.

"Meningkatnya penjualan tenaga listrik dapat berarti juga terjadi peningkatan jumlah pelanggan kami di Maluku dan Maluku Utara mulai dari golongan Rumah Tangga hingga Bisnis maupun Industri. Meningkatnya jumlah pelanggan tersebut khususnya di golongan Bisnis maupun Industri berarti kegiatan investasi di daerah ini telah menggeliat dengan dukungan pasokan listrik yang cukup," tambah Romantika.

Untuk diketahui, hingga Juni 2019 jumlah pelanggan PLN di Maluku dan Maluku Utara mencapai 601.768. Jumlah ini meningkat sekitar 2,51 persen dari jumlah pelanggan di bulan Januari 2019 yang mencapai 586.689 pelanggan. Adapun sebanyak 29.053 pelanggan di antaranya merupakan pelanggan Bisnis.

Peningkatan jumlah pelanggan juga selaras dengan peningkatan penjualan tenaga listrik itu sendiri.Tercatat bahwa pertumbuhan penjualan tenaga listrik di Maluku dan Maluku Utara pada semester 1 2019 ini meningkat sebesar 7,51 persen dibanding tahun sebelumnya, dimana pada Juni 2018 lalu PLN menjual sebesar 488 GWH dan untuk bulan Juni 2019 ini mencapai 525 GWH sehingga terdapat peningkatan sebesar 36 GWH.

"Tentu ini tidak lepas dari upaya PLN untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan listrik dan meningkatkan kinerja operasi", tandas Romantika.

PLN tidak hanya hadir bagi mereka yang belum menikmati listrik PLN, namun juga hadir sebagai media untuk mendorong kegiatan ekonomi di kedua provinsi tersebut sebagai perwujudan dari Maluku dan Maluku Utara Terang.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Bripda Nopandri Anggota Polres Katingan Ditemukan Wafat Usai Gerebek Bandar Narkoba

Sabtu, 04 Juli 2026 | 22:06

GreenBus Pertamina, Ajak Generasi Muda Belajar dari Kampung Hijau Cemara

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:46

Aipda Endang Karyana Gugur usai Tertabrak Tugas di Tol Joglo

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:39

Bank Mandiri Taspen Gelar Appreciation Night Bersama Media di Pantai Sanur

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:10

Kapolri Pimpin Sertijab Enam Kapolda dan PJU Mabes

Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:34

Ulang Tahun, Dasco Ucapkan Selamat untuk Nadiem Makarim

Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:08

Terus Ada, Ada Terus, BNI Hadirkan Ragam Promo Spesial 80 Tahun Pengabdian

Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:44

Partai Demokrat Ajak Publik Terlibat Tentukan Logo HUT ke-25

Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:52

Pertamina Buka Rekrutmen Internship bagi Fresh Graduate, Ini Jadwalnya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:25

KAI Group Angkut 258,99 Juta Penumpang di Semester I 2026

Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:57

Selengkapnya