Berita

Anggota Ombudsman RI, Adrianus Eliasta Meliala/RMOL

Hukum

Ombudsman: Kontak Pengaduan Di Kejaksaan Sulit Diakses

JUMAT, 19 JULI 2019 | 12:51 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

RMOL. Lembaga negara pengawas pelayanan publik Ombudsman RI menemukan ketidakfungsian call center pengaduan di bawah kewenangan Kejaksaan Agung.

Anggota Ombudsman RI, Adrianus Eliasta Meliala mengatakan, banyaknya pengaduan masyarakat yang masuk ke Ombudsman terkait kejaksaan diakibatkan kontak pengaduan di institusi penegakkan hukum yakni kejaksaan tidak berfungsi.

"Pada jajaran di bawah Kejaksaan Agung yang menjadi saran kajian kami yaitu Kejati DKI Jakarta, Kejati Banten dan Kejati Jawa Barat. Alamat kontak pada call center dan online tidak memberikan respons saat tim Ombudsman RI melakukan uji coba," Ucap Adrianus di Gedung Ombudsman RI, Jakarta Selatan, Jumat (19/7).


Selain call center yang diuji Ombudsman, pengaduan online juga tidak mendapat respons serta sulit untuk diakses.

"Beberapa kanal atau media yang tim Ombudsman uji responsifitasnya, sebagian besar masih sulit untuk diakses dan tidak ada respons dari petugas," jelasnya.

Sehingga, Ombudsman berharap Kejaksaan Agung dapat memaksimalkan keberfungsian kontak pengaduan untuk memberikan kemudahan masyarakat mendapatkan pelayanan informasi.

"Kejaksaan Agung perlu memaksimalkan keberfungsian alamat kontak pada berbagai kanal yang disediakan sehingga dapat diakses masyarakat dan memberikan pelayanan informasi," tegasnya.

Sebelumnya, Ombudsman mengaku kewalahan terhadap laporan masyarakat terkait Kejaksaan. Laporan tersebut dinilai salah alamat yang seharusnya dilaporkan kepada Komisi Kejaksaan.

Banyaknya laporan terkait kejaksaan ke Ombudsman diakibatkan kinerja Komisi Kejaksaan yang tidak berjalan dengan baik. Sehingga masyarakat lebih percaya terhadap Ombudsman.

"Apabila Komisi Kejaksaan mampu menjalankan peran pengawasan secara efektif, maka tidak perlu ada pelaporan tentang kejaksaan kepada Ombudsman RI. Namun sebaliknya, kinerja Komisi Kejaksaan yang rendah menjadikan Ombudsman RI ikut kewalahan dalam menangani pengaduan tentang kejaksaan," ucap Adrianus.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya